Iklan
Iklan

MTQ VII Pulau Taliabu Resmi Dibuka, Pemda Targetkan Lahirnya Generasi Qurani Berprestasi

TALIABU | dutametro.com – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-VII Tingkat Kabupaten Pulau Taliabu Tahun 2026 resmi dibuka di Gedung Hemungsia, Kota Bobong, Minggu (14/6/2026).

Pembukaan MTQ berlangsung khidmat dan dibuka secara resmi oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Pulau Taliabu, Hayatuddin Fataruba, yang mewakili Bupati Pulau Taliabu, Salshabila Widya L. Mus. Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para kafilah dari seluruh kecamatan di Pulau Taliabu.

Dalam sambutan Bupati yang dibacakan oleh Pj Sekda, Hayatuddin Fataruba menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan penyelenggaraan MTQ tahun ini.

“Pemerintah Kabupaten Pulau Taliabu mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada panitia pelaksana, Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ), Kementerian Agama, serta seluruh elemen masyarakat yang telah bekerja keras sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, pelaksanaan MTQ tahun ini diikuti oleh kafilah dari delapan kecamatan yang ada di Kabupaten Pulau Taliabu. Tingginya partisipasi peserta menjadi bukti nyata kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an serta semangat kebersamaan yang terus terjaga.

“MTQ Tingkat Kabupaten Pulau Taliabu Tahun 2026 ini diikuti oleh kafilah dari delapan kecamatan. Ini menjadi bukti nyata semangat kebersamaan dan kecintaan masyarakat Pulau Taliabu terhadap Al-Qur’an,” katanya.

Lebih lanjut, Bupati Salshabila menegaskan bahwa MTQ bukan sekadar ajang perlombaan membaca Al-Qur’an. Kegiatan tahunan ini merupakan sarana syiar Islam, wahana dakwah, sekaligus momentum strategis untuk membumikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya diukur dari pembangunan fisik dan infrastruktur semata. Pembangunan mental, moral, dan spiritual masyarakat juga memiliki peran yang sangat penting dalam mewujudkan Pulau Taliabu yang religius, maju, sejahtera, dan berdaya saing.

Kepada seluruh peserta MTQ, Bupati berpesan agar senantiasa menjunjung tinggi nilai sportivitas, kejujuran, dan ukhuwah Islamiyah selama mengikuti perlombaan.

“Menang atau kalah bukanlah tujuan utama. Yang terpenting adalah bagaimana kita bersama-sama memuliakan Al-Qur’an dan mengambil hikmah dari setiap proses yang dijalani,” tuturnya.

Pemerintah Daerah juga memberikan kepercayaan penuh kepada dewan hakim untuk menjalankan tugas penilaian secara profesional, objektif, transparan, dan bertanggung jawab sehingga menghasilkan keputusan yang adil dan dapat diterima oleh seluruh peserta.

Melalui pelaksanaan MTQ ke-VII ini, Kabupaten Pulau Taliabu menargetkan lahirnya qari, qariah, hafiz, hafizah, serta mufassir yang mampu berprestasi dan membawa nama daerah ke tingkat yang lebih tinggi.

Bupati Salshabila berharap momentum MTQ menjadi sarana mencetak generasi Qurani yang tidak hanya mampu membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar, tetapi juga memahami, menghayati, serta mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.

“Kami berharap generasi masa depan Pulau Taliabu mampu memahami, menghayati, dan mengamalkan ajaran Al-Qur’an sebagai landasan moral, memiliki integritas, serta menjadi pelopor pembangunan daerah,” tegasnya.

Para pemenang MTQ nantinya diharapkan mampu mengharumkan nama Kabupaten Pulau Taliabu pada ajang MTQ tingkat Provinsi Maluku Utara hingga tingkat nasional.

(Jak)

Must Read

Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan

Related News