Iklan
Iklan

Wabup Solok Hadiri Wisuda Tahfizh SDIT Sa’adiah, Cetak Generasi Qurani untuk Masa Depan Bangsa

KUBUNG – Semangat melahirkan generasi Qurani kembali ditunjukkan SDIT Sa’adiah melalui pelaksanaan Wisuda Tahfizh ke-8 dan Pelepasan Siswa Kelas VI yang berlangsung khidmat di Gedung Kubuang 13, Kabupaten Solok, Sabtu (20/6/2026).

Mengusung tema “Menghafal dengan Cinta, Mengamalkan Sepanjang Usia”, kegiatan ini dihadiri Wakil Bupati Solok Candra, Ketua Yayasan Wakaf Bunda Sa’adiah Ustadz Boy Ihsan, para ustadz dan ustadzah, orang tua siswa, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Wabup Candra mengucapkan selamat kepada para wisudawan tahfizh dan siswa kelas VI yang telah menyelesaikan pendidikan dasar mereka. Ia juga mengapresiasi para orang tua yang telah mempercayakan pendidikan anak-anaknya kepada lembaga pendidikan Islam.

Menurutnya, kehadiran sekolah Islam terpadu seperti SDIT Sa’adiah memiliki peran penting dalam mendukung pemerintah mencerdaskan kehidupan bangsa, terutama dalam membangun karakter dan nilai-nilai keagamaan generasi muda.

“Di tengah berbagai tantangan zaman, pendidikan agama menjadi pondasi utama. SDIT Sa’adiah tidak hanya mengajarkan anak-anak membaca dan menulis Al-Qur’an, tetapi juga membimbing mereka menjadi penghafal Al-Qur’an yang berakhlak mulia,” ujar Candra.

Wabup juga memberikan apresiasi kepada Yayasan Wakaf Bunda Sa’adiah beserta seluruh tenaga pendidik yang selama ini konsisten berkontribusi dalam pengembangan pendidikan Islam di Kabupaten Solok.

Sementara itu, Ketua Yayasan Wakaf Bunda Sa’adiah, Ustadz Boy Ihsan, mengungkapkan rasa syukur atas capaian para siswa dalam program tahfizh. Pada wisuda tahun ini, sejumlah siswa berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan hafalan mencapai 15 juz, 8 juz, 7 juz, dan capaian lainnya.

“Ini bukan sekadar pencapaian hafalan, tetapi langkah awal untuk melahirkan generasi yang mampu menjaga dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

Boy Ihsan berharap para lulusan terus melanjutkan dan menjaga hafalan Al-Qur’an di jenjang pendidikan berikutnya, sehingga kelak tumbuh menjadi generasi yang bermanfaat bagi agama, masyarakat, bangsa, dan negara.

Suasana haru dan kebanggaan mewarnai prosesi wisuda yang ditandai dengan penyerahan piagam penghargaan kepada para wisudawan tahfizh dan siswa kelas VI. Momentum ini menjadi bukti bahwa pendidikan berbasis Al-Qur’an terus tumbuh dan berkontribusi dalam mencetak generasi unggul, berprestasi, serta berkarakter Islami di Kabupaten Solok.**yans

Must Read

Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan

Related News