Sawahlunto, dutametro.com – Yayasan Peduli Pendidikan Sawahlunto (YPPS) Amran Nur Foundation secara berkesinambungan memberikan bantuan dana pendidikan bagi mahasiswa yang tengah mengenyam bangku kuliah. Setidaknya hingga saat ini sudah lebih dari 30 mahasiswa yang dibantu telah lulus kuliah dan masih ada 28 mahasiswa yang diberikan beasiswa dengan bantuan dana sebesar Rp500 ribu per bulannya.
Terbaru, Amran Nur Foundation memberikan beasiswa kepada Hafis Ahmad, mahasiswa dari keluarga kurang mampu asal Talawi Mudik yang diterima atau kuliah di Institut Pertanian Bogor (IPB).
“Sebelum dibantu, pihak Amran Nur Foundation melakukan seleksi dan pemantauan, apakah memenuhi syarat untuk dibantu,” kata pembina Amran Nur Foundation Benzuheri kepada dutametro.com ,Selasa (20/8/2024).
Disebutkan Benzuheri, sudah mencapai Rp2 miliar dana yang telah digelontorkan untuk beasiswa, termasuk subsudi uang kuliah diawal masuk perguruan tinggi. Lebih lanjut disampaikan Benzuheri, semua dana yang diterima dari orang tua asuh yang masuk ke yayasan, tidak ada digunakan untuk kegiatan yayasan akan tetapi sepenuhnya untuk bantuan kepada mahasiswa.
“Jadi beasiswa yang diberikan utuh sampai ke tangan mahasiswa tersebut,” jelas dia.
Lebih jauh dijelaskan Benzuheri, Amran Nur Foundation berdiri sejak April 2016 silam, namun kata dia, program beasiswa sudah dimulai semenjak Amran menjabat Wali Kota Sawahlunto periode 2008 – 2018. Lembaga yang dibangun ini lanjut dia, bertujuan untuk mendukung terbentuknya generasi muda Sawahlunto yang handal melalui pendidikan. Salah satunya dengan memberikan beasiswa kepada anak-anak Sawahlunto yang tengah menempuh pendidikan di Perguruan Tinggi unggulan di Indonesia serta menyelenggarakan program-program kgusus untuk meningkatkan kualitas pendidikan.
“Cita-cita almarhum Amran Nur, yang ingin anak-anak Sawahlunto sukses meraih pendidikan di PT ternama dan favorit. Dan beasiswa yang diberikan bisa membantu dan memotivasi untuk menamatkan pendidikan dengan prestasi terbaik sebagaimana dengan tujuan dari dibentuknya yayasan,” kata dia.(rki)


