Iklan
Iklan

Semangat Gotong Royong Warnai Konservasi CBM Tuada Ho, Ketua DPRD Umumkan Penambalan Nama Jalan Tuada Ho

Nias,Dutametro.com.-Semangat kebersamaan mewarnai kegiatan konservasi Cagar Budaya Makam (CBM) Tuada Ho yang berlangsung di Desa Lahemo, Kecamatan Gido, Kabupaten Nias, Sabtu (26/09/2026).

Agenda utama kegiatan ini adalah pembentukan wadah keturunan Ho, terpilih sebagai Ketua Drs. Faatulo Gulo (Ama Firman), ditandai dengan peletakan batu pertama pembangunan Tugu Tuada Ho sebagai simbol penghormatan dan pelestarian nilai sejarah serta budaya Nias.

Acara yang melibatkan seluruh elemen masyarakat ini dihadiri oleh Bupati Nias Yaatulo Gulo, Bupati Nias Barat Eliyunus Waruwu, Dandim 0213/Nias, anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara Berkat K. Laoli, Ketua DPRD Kabupaten Nias Sabayuti Gulo, Wakil Ketua DPRD Nias Barat Khamozaro Halawa dan beberapa Anggota DPRD Kab/Kota se-kepulauan Nias, perwakilan Kapolres Nias, Para Kepala OPD di Nias, Camat Gido, serta sejumlah tokoh adat, tokoh pemuda, dan pemerintah desa. Ribuan warga tampak hadir dengan penuh antusias, memberikan dukungan terhadap pelestarian situs bersejarah tersebut.

Pada kesempatan itu, Sabayuti Gulo Ketua DPRD Kabupaten Nias diminta oleh forum mengumumkan kesepakatan penetapan nama Tuada Ho sebagai identitas ruas jalan akses dari Jalan Nasional Hiliweto Gido Nias menuju Jalan Provinsi di Soliga Nias Selatan.

Ruas jalan ini melewati Desa Dekha, Lasara Siwalubanua, Sisarahili Ma’u, Balodano, Sifaoroasi, Hilifalawu, hingga Desa Soliga yang terhubung dengan Jalan Provinsi.

“Dengan ridho Tuhan Yang Maha Kuasa dan berdasarkan hasil musyawarah, ruas jalan dari Jalan Nasional Hiliweto Gido menuju Jalan Provinsi Soliga resmi kita namakan Jalan Tuada Ho, selanjutnya kepada pemerintah untuk menetapkan nama jalan Tuada Ho” ucap Sabayuti dalam peresmian, yang disambut tepuk tangan meriah ribuan masyarakat.

Diharapkan dengan berdirinya Tugu Tuada Ho dan disepakatinya Nama Jalan Tuada Ho, akses menuju situs cagar budaya semakin baik, sekaligus menjadi penggerak pelestarian budaya dan peningkatan ekonomi masyarakat di Kepulauan Nias secara khusus Kecamatan Gido.

Penulis : Herman Waruwu

Must Read

Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan

Related News