Senin, April 15, 2024

Wauuu ! PPTK; Sudah Biasa Jalan itu Rusak

Must read

Lubuklinggau, dutametro.com-Wauuu ! PPTK; Sudah Biasa Jalan itu Rusak.Akibat Lemahnya pengawasan dari pihak DISPERKIM (Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Pemukiman) Kota Lubuklinggau, terhadap mutu dan kualitas pekerjaan membuat masyarakat berasumsi kalau memang adanya kesengajaan atau istilahnya terjadi kongkalikong.

Dimana seyogianya berjalan sebuah pelaksanaan pekerjaan berdasarkan perencanaan dan pengawasan pemerintah selaku PPK hingga PPTK yang terimplementasi dengan baik.Namun sangat disayangkan ketika pekerjaan yang menggunakan anggaran APBD, Tahun 2022.

Terkesan asal-asalan, pekerjaan yang semestinya harus diawasi atau dengan kata lain ada keengganan dari pihak dinas untuk melakukan pengawasan yang harusnya menjadi tanggung jawab atau tupoksinya.

Seperti halnya kegiatan di Jalan Waringin Lintas Gang Punai Kelurahan Puncak Kemuning Kecamatan Lubuklinggau Utara Kota lubuklinggau,Belum di ketahui siapa pihak rekanan yg mengerjakan kegiatan tersebut sebab tidak adanya plank merek dan saat awak media Konfirmasi Senen (27/3/2023) di Dinas Perkim Kota lubuklinggau Saat di temui Ernaldi.ST.M.T

Selaku PPTK sekaligus Kabid Kawasan Pemukiman mengatakan kegiatan ini katek yang janggal banyak yang lebih parah dari ini Sudah biasa ada Kerusakan seperti itu yang kami cek cuma ketebalan panjang dan lebar kalo untuk prodak kami kurang tau saat di tanya berapa anggaran Ernaldi bilang kurang tau malah beliau mengintruksikan staf beliau untuk mengecek tapi saat di tunggu oleh awak media untuk mendapatkan hasil jawaban dari staf ernaldi akan tetapi nihil dan tidak mendapatkan jawaban mengenai anggaran dan Cv yang melaksanakan kegiatan tersebut.

dimana saat waktu pelaksanaan pengerjaan kurang ada pengawasan dari pihak Dinas sehingga para pelaksana kegiatan proyek Rigid Beton diduga dikerjakan tidak sesuai RAB atau gambar.

Rahman salah satu warga saat berjumpa dilokasi menurutnya pekerjaan ini di kerjakan asal asalan lihat saja sama kamu sudah banyak yg retak dan mengelupas sampai terlihat batu koralnya ujar”Rahman kepada awak media,

Rahman juga sangat kecewa dan menyayangkan dimana saat waktu pelaksanaan pengerjaan kurangnya pengawasan dari Dinas sehingga kontraktor mengerjakan asal jadi.

Ketua LSM Gerakan Pemuda Anti Korupsi (GEPAK) Heru Kurniawan.SP mengatakan“Dugaan kuat adanya Penyimpangan dari Perencanaan dan acuan kerja untuk mutu beton diduga tidak sesuai dengan RAB pada proyek Rigid beton tersebut. Hal ini diduga ada unsur kesengajaan Oleh Kontraktor untuk mengeruk keuntungan lebih banyak.”

Dalam hal ini kami telah melihat fakta kinerja di lapangan dan kami menduga telah terjadi kongkalingkong antara pihak Dinas dan pihak Kontraktor (Pelaksana)

Heru Kurniawan.SP meminta tegas kepada Kepala Dinas Perkim agar lebih aktif untuk mengevaluasi bawahannya agar bekerja secara profesional, untuk memberikan contoh baik selaku pengguna anggaran kepada bawahan karena tanggung jawab Keberhasilan Proyek ada pada kinerja dinas tersebut.

Saya berharap kepada, pihak Dinas terkait PPK, PPTK dan juga BPK untuk segera melakukan pemeriksaan terhadap proyek Rigid Beton tersebut karena diduga tidak sesuai dengan Standart spesifikasi yang telah di tentukan dan diduga adanya kenakalan,dari pihak Pemborong/Pelaksana”Ujarnya.(Asep)

More articles

IklanIklanIklan HuT RI

Latest article