Dipicu Soal Hasil Jual Kelapa, Pria AL Tewas Ditikam Adik Kandungnya

Sigi, Dutametro.com – Seorang pria berinisial A (5) di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng) tewas setelah ditikam oleh adik kandungnya berinisial AL (58), sementara pelaku berhasil ditangkap polisi. Peristiwa ini terjadi karena dipicu pertengkaran keduanya soal hasil penjualan kelapa.

Menurut keterangan Kasat Reskrim Polres Sigi Iptu Ida Bagus Harta, mengatakan “Tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Dolo mengamankan terduga pelaku penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia,” ujarnya, Jumat (28/4/2023).

Adapun peristiwa tersebut terjadi di Desa Soulove, Kecamatan Dolo, Sigi pada Kamis malam (27/4). Sedangkan pelaku merupakan adik kandung korban yang sama-sama bekerja sebagai petani.

Ida Bagus mengatakan, “Tersangka merupakan saudara kandung dari korban,” terangnya.

Kemudian Ida Bagus mengatakan kasus penikaman ini dipicu persoalan harga kelapa. Waktu itu korban ingin melihat langsung hasil harga kelapa yang sudah dijual adiknya sebesar Rp 468.000.

Seterusnya disebut Ida Bagus, “Korban pun merasa tidak puas jika tidak melihat langsung uang dari sisa hasil penjualan kelapa dengan nilai Rp 468.000 hingga keduanya terlibat pertengkaran,” bebernya.

Awalnya dalam pertengkaran itu korban kemudian memukul pelaku di bagian kepala. Sehingga hal itu membuat pelaku emosi kemudian mengambil pisau dan menikam korban di bagian dada dan tangan sebelah kiri.

“Korban langsung memukul kepala pelaku yang kemudian menaikkan emosi pelaku sehingga langsung mengambil pisau dan menikam korban,” jelasnya.

Sementara itu korban dalam keadaan bersimbah darah sempat dibawa ke rumah sakit namun nyawanya tidak tertolong. Sedangkan pelaku langsung ditangkap tidak lama setelah kejadian.

Disebut Ida Bagus, “Terduga pelaku sudah diamankan berikut barang buktinya. Selanjutnya kita lakukan pemeriksaan serta penyidikan lebih lanjut untuk melengkapi berkas perkaranya,” pungkasnya.(H.A)

Must Read

Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan

Related News