Mentawai,dutametro.com.-Wakil Bupati Kepulauan Mentawai, Jakop Saguruk, S.E melakukan monitoring pembangunan infrastruktur di sejumlah wilayah Pulau Siberut, Kabupaten Kepulauan Mentawai, selama empat hari, 23–26 September 2026.
Monitoring tersebut mencakup empat kecamatan, yakni Kecamatan Siberut Barat Daya, Siberut Selatan, Siberut Tengah, dan Siberut Utara.
Sejumlah infrastruktur yang ditinjau meliputi pembangunan jalan, jalur evakuasi kebencanaan, jembatan, serta perumahan.
Kegiatan ini dilakukan untuk melihat secara langsung perkembangan pembangunan di lapangan sekaligus memastikan pelaksanaannya berjalan sesuai kondisi, kebutuhan, dan kepentingan masyarakat.
Wakil Bupati Jakop Saguruk pada Rilis Humas Prokopim, menegaskan, bahwa pemerintah daerah perlu melakukan peninjauan secara langsung terhadap pembangunan yang dilaksanakan di wilayah Kabupaten Kepulauan Mentawai.
“Pemerintah wajib meninjau setiap pembangunan yang ada di Mentawai. Harus benar-benar dipastikan apakah pembangunan tersebut berjalan atau tidak, sehingga dapat ditindaklanjuti,” ujar Jakop.
Di Kecamatan Siberut Barat Daya, tepatnya di Desa Pasakiat Taileleu, Wakil Bupati meninjau pembangunan jalan jalur evakuasi kebencanaan.
Jalur tersebut merupakan salah satu infrastruktur yang mendukung kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana, sekaligus menjadi akses bagi masyarakat menuju lokasi yang lebih aman dalam kondisi darurat.
Selain itu, Jakop juga meninjau Jembatan Ailogat Taileleu yang menghubungkan Desa Taileleu dengan Desa Sagulubegg. Peninjauan dilakukan untuk melihat kondisi serta perkembangan pembangunan jembatan yang menjadi salah satu akses penghubung masyarakat di wilayah tersebut.
Monitoring kemudian dilanjutkan ke Kecamatan Siberut Selatan. Di wilayah ini, Wakil Bupati meninjau sejumlah ruas jalan, yakni Jalan Maileppet–Saliguma, Jalan Puro–Tiop, dan Jalan Puro–Rogdok. (SL)










