RSUD Tipe C Bobong Hampir Rampung, Bupati Salshabila Fokus Penuhi Dokter Spesialis

 

Taliabu | dutametro.com – Pembangunan fisik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tipe C Bobong kian mendekati garis akhir. Di balik bangunan megah yang hampir rampung itu, Pemerintah Kabupaten Pulau Taliabu kini dihadapkan pada tantangan krusial: ketersediaan dokter spesialis sebagai “nyawa” pelayanan rumah sakit.

Bupati Salshabila Widya L. Mus turun langsung meninjau progres pembangunan RSUD yang berlokasi di Bobong. Didampingi Sekretaris Daerah Hayatuddin Fataruba dan jajaran pimpinan OPD terkait, ia memastikan fasilitas kesehatan tersebut segera dapat dimanfaatkan masyarakat.

Secara fisik, progres pembangunan telah mencapai 90 persen dan kini memasuki tahap finishing. Namun, menurut Salshabila, tantangan terbesar bukan lagi soal konstruksi, melainkan minimnya sumber daya manusia (SDM) kesehatan, khususnya tenaga dokter spesialis.

“Bangunan hampir selesai. Tapi rumah sakit tidak akan berjalan maksimal tanpa dokter spesialis,” tegasnya.

Hingga saat ini, terdapat empat posisi spesialis yang masih kosong dan sangat vital bagi operasional rumah sakit, yakni anestesi, patologi, dermatologi, dan radiologi. Kekosongan ini menjadi perhatian serius, mengingat RSUD Tipe C membutuhkan dukungan tenaga ahli untuk memberikan layanan optimal.

Menyadari tantangan geografis wilayah kepulauan dalam menarik minat dokter spesialis, Bupati menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk menjamin kesejahteraan tenaga medis yang bersedia mengabdi di Taliabu.

Pemda telah menyiapkan sejumlah skema insentif, termasuk tunjangan khusus dan penyediaan rumah dinas dokter.

“Kami menyediakan tunjangan dan rumah dokter untuk mendukung tenaga kesehatan yang akan bertugas. Ini bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menjamin kesejahteraan tenaga medis,” ujar Salshabila.

Ia menegaskan, langkah strategis ini tetap diambil meski di tengah keterbatasan anggaran daerah. Tujuannya jelas, agar masyarakat Pulau Taliabu memperoleh pelayanan kesehatan yang layak dan ditangani oleh tenaga profesional sesuai bidangnya.

Hingga kini, belum ada dokter spesialis yang mendaftar untuk mengisi keempat posisi tersebut di RSUD Bobong. Pemerintah daerah berharap fasilitas dan insentif yang disiapkan dapat menjadi daya tarik tersendiri.

“Kami berharap dengan adanya rumah dinas dan tunjangan khusus, para dokter spesialis tertarik untuk bertugas di Taliabu,” tambahnya.

Sementara itu, dari sisi infrastruktur, Manajer PT Wijaya Karya (WIKA), Andhika A. Pradana, memastikan pekerjaan konstruksi berjalan sesuai target.

Ia menjelaskan bahwa seluruh pekerjaan berat ditargetkan rampung sebelum libur Lebaran. Secara keseluruhan, bangunan diproyeksikan selesai pada Maret, sehingga operasional rumah sakit dapat dimulai pada April mendatang.

Dengan rampungnya pembangunan fisik dan upaya serius pemenuhan tenaga medis, kehadiran RSUD Tipe C Bobong diharapkan menjadi tonggak peningkatan layanan kesehatan bagi masyarakat Pulau Taliabu. (Jak)

Must Read

Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan

Related News