Skandal Dugaan Mark-Up Dana Desa Tanoyan Selatan Terkuak, Anggaran Bibit Kakao Disorot Tajam

Bolmong,DutaMetro.com-Dugaan praktik mark-up anggaran Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2025 di Desa Tanoyan Selatan, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), kian menguat dan memantik sorotan serius publik.

Aroma penyimpangan ini mencuat setelah adanya laporan warga yang meminta identitasnya dirahasiakan, Kamis (24/4/2026). Warga tersebut mengungkap indikasi kuat adanya penggelembungan anggaran dalam program pengadaan bibit kakao yang dibiayai Dana Desa.

“Penelusuran kami menemukan indikasi mark-up pada pengadaan bibit kakao. Nilainya tidak kecil dan patut diduga ada permainan,” tegas sumber tersebut.

Tak hanya itu, informasi yang beredar menyebutkan dugaan penyimpangan ini telah masuk radar aparat penegak hukum (APH) dan tengah dalam tahap penyelidikan. Meski demikian, hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari pihak berwenang, menambah tanda tanya publik terhadap keseriusan penanganan kasus ini.

Di sisi lain, Sangadi Tanoyan Selatan, Urip Detu, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, membantah telah diperiksa terkait dugaan tersebut.

“Saya belum pernah diperiksa,” ujarnya singkat.

Mencuatnya dugaan ini mempertebal kecurigaan publik atas transparansi pengelolaan Dana Desa di wilayah tersebut. Desakan agar dilakukan audit terbuka dan penelusuran menyeluruh pun semakin menguat.

Hingga berita ini diterbitkan, konfirmasi kepada aparat penegak hukum masih terus dilakukan guna memastikan fakta dan perkembangan penanganan kasus yang kini menjadi perhatian masyarakat luas.***

Must Read

Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan

Related News