Iklan
Iklan

Kolaborasi Polri dan RMB Jadi Fondasi Menjaga Harmoni Sosial dan Iklim Investasi Batam

Batam — Suasana penuh keakraban dan nuansa silaturahmi yang hangat mewarnai pertemuan antara Kapolresta Barelang, Anggoro Wicaksono, dan jajaran pengurus Rumpun Melanesia Bersatu (RMB) di ruang kerjanya, lantai 2 Mapolresta Barelang, Selasa (5/5/2026).

Dengan sambutan ramah dan senyum terbuka, Kapolresta menerima langsung kedatangan rombongan RMB. Gestur tersebut bukan sekadar formalitas, melainkan cerminan pendekatan humanis Polri dalam membangun kedekatan emosional serta memperkuat kepercayaan publik di tengah masyarakat Kota Batam.

Pertemuan yang berlangsung sekitar satu jam itu berjalan dalam suasana dialog yang tenang, hangat, dan penuh makna. Lebih dari sekadar silaturahmi, momen ini berkembang menjadi diskusi strategis yang menegaskan pentingnya sinergi lintas komunitas sebagai fondasi utama dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Dalam penyampaiannya, Kapolresta Barelang menegaskan bahwa terwujudnya kamtibmas yang kondusif tidak bisa hanya bergantung pada aparat penegak hukum semata, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat.

Ia memandang RMB sebagai bagian penting dari mozaik keberagaman di Batam yang memiliki potensi besar dalam memperkuat kohesi sosial serta menjadi perekat di tengah dinamika masyarakat yang heterogen.

“Peran organisasi kemasyarakatan seperti RMB sangat strategis dalam menjaga keseimbangan sosial. Kami berharap RMB dapat tampil sebagai garda terdepan dalam menjaga stabilitas kamtibmas serta memperkuat harmoni sosial di Kota Batam,” tegasnya.

Lebih lanjut, Kapolresta juga menyoroti posisi Batam sebagai kota industri dan kawasan strategis investasi yang membutuhkan stabilitas berkelanjutan. Dalam konteks tersebut, sinergi antara kepolisian, organisasi masyarakat, pemuda, serta paguyuban lintas etnis menjadi kunci dalam menciptakan ekosistem sosial yang inklusif, aman, dan damai.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut Ketua Umum RMB Sofyan Abdillah Lamanepa, Sekretaris Umum Atanasius, Bendahara Umum Bastian Langoday, serta Pembina RMB Frans Johannes Pattikawa.

Menanggapi arahan tersebut, Ketua Umum RMB menyampaikan apresiasi mendalam atas sambutan hangat serta kepercayaan yang diberikan oleh Kapolresta Barelang. Ia menegaskan bahwa RMB siap menjawab amanah tersebut dengan langkah nyata, terukur, dan berorientasi pada kepentingan bersama.

Menurutnya, RMB tidak hanya hadir sebagai wadah berbasis identitas, tetapi juga sebagai kekuatan sosial yang berkomitmen menjaga persatuan, memperkuat nilai kebangsaan, serta menjadi jembatan komunikasi yang konstruktif di tengah masyarakat Batam.

“Kepercayaan ini adalah kehormatan sekaligus tanggung jawab besar bagi kami. RMB siap berdiri di garis depan dalam menjaga kamtibmas dan merawat nilai persatuan di tengah keberagaman,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa RMB akan mengedepankan pendekatan persuasif dan edukatif dalam mencegah potensi konflik sosial, menangkal informasi yang berpotensi memecah belah, serta mendorong terciptanya ruang dialog yang sehat di tengah masyarakat.

Selain itu, RMB berkomitmen memperkuat konsolidasi internal agar setiap kader memiliki kesadaran kolektif sebagai agen perdamaian dan penjaga harmoni sosial.

Sinergi berkelanjutan dengan kepolisian, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan elemen kepemudaan juga menjadi fokus utama RMB dalam mendukung terciptanya stabilitas jangka panjang yang berdampak pada keamanan, pertumbuhan ekonomi, serta iklim investasi di Batam.

Pertemuan ini bukan hanya mempererat hubungan kelembagaan, tetapi juga mengirimkan pesan moral yang kuat bahwa menjaga Batam tetap aman, damai, dan kondusif adalah tanggung jawab bersama. Dengan semangat kebersamaan yang terbangun, harapan akan terciptanya kehidupan sosial yang harmonis serta iklim investasi yang sehat di Kota Batam kini semakin memiliki pijakan yang kokoh.

Fransisco Chrons

Must Read

Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan

Related News