Sawahlunto,dutametro.com – Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra bersama Dandim 0310 Sawahlunto Sijunjung Letkol Inf Dicky Sakti Maulana, teken nota kesepahaman terkait pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130. TMMD ke-130 di Sawahlunto difokuskan pada 3 desa di kecamatan Talawi, yakni Desa Batu Tanjung, Datar Mansiang, dan Tumpuak Tangah yang akan dimulai 4 Oktober hingga 6 November 2026.
Dalam kesempatan itu, Wali Kota Riyanda Putra mengarahkan seluruh perangkat daerah terkait untuk mengintegrasikan program sesuai tugas dan kewenangan masing-masing dalam mendukung TMMD. “Camat dan pemerintah desa kami minta untuk menggerakkan partisipasi masyarakat agar pembangunan tidak hanya menghasilkan infrastruktur, tetapi melibatkan masyarakat dalam proses dan pemanfaatannya,” tegas Wako Riyanda Putra.
Ditambahkan Sekretaris Daerah Rovanly Abdams, dukungan APBD untuk berbagai kegiatan yang disinkronkan dengan TMMD mencapai Rp1,4 miliar. Kolaborasi tersebut diharapkan mempercepat peningkatan konektivitas, layanan dasar, kapasitas masyarakat, dan aktivitas ekonomi di tiga desa sasaran secara lebih terpadu.
Sementara Dandim 0310 SS Letkol.Inf.Dicky Sakti Maulana menyebut, untuk program fisik mencakup pembangunan badan jalan, drainase, jembatan, rumah tidak layak huni, sumur bor, dan rehabilitasi pasar untuk memperkuat akses serta kebutuhan dasar masyarakat.
“Program tersebut dilengkapi kegiatan nonfisik berupa penyuluhan pertanian dan perikanan, wawasan kebangsaan, Linmas, agama, mitigasi bencana, administrasi kependudukan, narkoba, stunting, penyakit tidak menular, serta penanaman jagung,” jelas Dandim Dicky.
Dampak positif dari TMMD ke-130 lanjut Dandim Dicky, dipastikan tidak hanya berhenti pada wujud bangunan fisik semata. Lebih dari itu, momentum ini menjadi ruang untuk mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat serta mengokohkan sinergi antara pemerintah daerah dan aparat keamanan dalam memacu kesejahteraan warga di kawasan pedesaan.(riky)





