Iklan
Iklan

STOK BBM KOTAMOBAGU DIJAMIN AMAN, PERTAMINA: ANTREAN BUKAN KARENA KELANGKAAN

KOTAMOBAGU,DutaMetro.com— Polemik antrean panjang kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Kotamobagu mulai mendapat titik terang. PT Pertamina Patra Niaga SulutGo memastikan stok dan pasokan BBM di seluruh SPBU Kota Kotamobagu dalam kondisi aman dan normal.Kepastian tersebut disampaikan Sales Branch Manager (SBM) II Fuel PT Pertamina Patra Niaga SulutGo, Aditya Taufiq Ramadhan, usai mengikuti rapat koordinasi bersama Pemerintah Kota Kotamobagu, Polres Kotamobagu, Kodim 1303 Bolaang Mongondow, serta sejumlah perangkat daerah dan pengelola SPBU, Jumat (4/9) sore.
Aditya menegaskan, tidak ada persoalan terkait kuota maupun pasokan BBM untuk wilayah Kota Kotamobagu.“Dari pihak PT Pertamina kita bisa memastikan untuk kuota dan stok pasokan di Kota Kotamobagu dalam kondisi normal. Kita juga akan terus memonitor dan memberikan atensi khusus kepada Kota Kotamobagu terkait dengan antrean dan kondisi SPBU di Kota Kotamobagu,” ujar Aditya.

Menurutnya, Pertamina akan terus melakukan pemantauan terhadap kondisi penyaluran BBM di Kotamobagu, khususnya menyikapi antrean kendaraan yang terjadi di sejumlah SPBU.
Dengan kondisi stok yang dinyatakan aman tersebut, Pertamina meminta masyarakat tidak panik dan tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan atau panic buying.“Kami juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak panik, karena Pertamina akan selalu memberikan penyaluran Pertalite di Kota Kotamobagu. Jadi, dari Pertamina kita memastikan bahwa stok dan penyaluran ke Kota Kotamobagu aman,” tegasnya.

ANTREAN BUKAN KARENA STOK BBM MENIPIS
Sementara itu, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kota Kotamobagu, Noval C. Manoppo, S.E., M.M., mengatakan rapat koordinasi tersebut merupakan tindak lanjut arahan Wali Kota Kotamobagu menyikapi antrean panjang yang terjadi di sejumlah SPBU.

Pemerintah Kota Kotamobagu secara khusus mengundang pihak Pertamina Patra Niaga SulutGo agar persoalan tersebut dapat dilihat dan diklarifikasi langsung bersama pihak terkait.

“Hari ini, kami telah melaksanakan pertemuan dan berkoordinasi bersama perwakilan PT Pertamina, Polres Kotamobagu, Kodim 1303 Bolaang Mongondow, serta sejumlah perangkat daerah terkait dan pengelola SPBU. Kegiatan ini dilaksanakan sesuai arahan Bapak Wali Kota Kotamobagu, yang secara khusus mengundang pihak PT Pertamina agar hadir secara langsung di Kota Kotamobagu untuk bersama-sama melihat kondisi yang terjadi di lapangan,” jelas Noval.

Dari hasil koordinasi tersebut, kata Noval, Pertamina memastikan bahwa stok BBM di Kota Kotamobagu tidak mengalami persoalan dan pasokan berada dalam kondisi aman.
Artinya, antrean panjang yang terjadi di sejumlah SPBU tidak serta-merta menunjukkan adanya kelangkaan BBM.

“Adapun antrean kendaraan yang terjadi di sejumlah SPBU bukan disebabkan oleh kekurangan stok BBM, melainkan lebih dipengaruhi oleh kepanikan masyarakat yang kemudian mendorong peningkatan pembelian BBM,” ungkapnya.

Pernyataan tersebut sekaligus menjadi penegasan kepada masyarakat agar tidak mudah terpengaruh informasi yang dapat memicu kepanikan dan pembelian BBM secara berlebihan.

PEMANTAUAN SPBU DIPERKETAT
Usai rapat koordinasi, unsur Pemerintah Kota Kotamobagu bersama TNI, Polri dan Pertamina langsung melakukan pemantauan kondisi penyaluran BBM di SPBU Kotobangon.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan penyaluran BBM berjalan normal, pelayanan kepada masyarakat tetap berlangsung, serta kondisi antrean di lapangan dapat terus dipantau.

Rakor tersebut turut dihadiri Kabag Ops Polres Kotamobagu AKP Rusdin Zima, S.E., Pasi Intel Kodim 1303 Bolaang Mongondow Kapten Inf. Muyassir, S.I.P., Checker Fuel II PT Pertamina Patra Niaga SulutGo Daffa Aslam, Kepala Bagian Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Kotamobagu Melky Mokoginta, S.T., Kepala Dinas Perhubungan Marham Anas Tungkagi, S.E., Kepala Dinas Satpol PP dan Damkar Nasli Paputungan, S.E., serta anggota TNI dan Polri.

Dengan adanya kepastian dari Pertamina mengenai kondisi stok dan pasokan, pemerintah kembali mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan panic buying.
Pesannya jelas: stok BBM dinyatakan aman, pasokan tetap berjalan, dan masyarakat diminta tidak memperparah antrean dengan membeli secara berlebihan.***(Bams)

Must Read

Iklan
Iklan
Iklan

Related News