Tuapeijat,Dutametro.com.-Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kepulauan Mentawai, Martinus Dahlan, S.Sos., M.M., secara resmi membuka kegiatan Kursus Mahir Dasar (KMD) Gerakan Pramuka bagi Guru SMP/MTs Se-Kabupaten Kepulauan Mentawai, yang berlangsung di Homestay Mapadegat, Selasa (22/9).
Sekda Martinus Dahlan hadir mewakili Bupati Kepulauan Mentawai yang berhalangan hadir karena sedang melaksanakan tugas kedinasan di Jakarta dalam rangka pembahasan kawasan hutan daerah bersama Komisi IV DPR RI.
Dalam kesempatan tersebut, Sekda Mentawai, Martinus Dahlan, menyampaikan permohonan maaf sekaligus salam hangat dari Bupati Kabupaten Kepulauan Mentawai kepada seluruh pengurus, pelatih, dan peserta KMD yang mengikuti kegiatan tersebut, Ujarnya.
Kegiatan KMD ini diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Mentawai bekerja sama dengan Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kepulauan Mentawai. Kegiatan diikuti oleh perwakilan guru SMP/MTs dari berbagai kecamatan di Kabupaten Kepulauan Mentawai.
Dalam sambutannya, Sekda Mentawai Martinus Dahlan menekankan, pentingnya Gerakan Pramuka sebagai salah satu wadah strategis dalam membentuk karakter dan moral generasi muda di tengah perkembangan zaman dan berbagai tantangan di era modern.
“Kondisi geografis Mentawai yang terdiri dari gugusan pulau menghadirkan tantangan tersendiri bagi dunia pendidikan. Melalui kegiatan KMD ini, diharapkan lahir pembina-pembina Pramuka yang tangguh, kreatif, dan inovatif dalam membentuk karakter peserta didik yang mandiri, berdisiplin, serta memiliki jiwa nasionalisme,” ujar Martinus Dahlan
Menurutnya, guru memiliki peran penting dalam menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, kemandirian, gotong royong, dan kecintaan terhadap tanah air kepada generasi muda. Karena itu, peningkatan kapasitas para guru sebagai pembina Pramuka perlu terus dilakukan secara berkelanjutan.
Sekda Mentawai, Martinus Dahlan, juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai untuk terus mendukung pengembangan kegiatan kepramukaan di daerah. Dukungan tersebut dinilai sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), khususnya generasi muda Mentawai.
“Kita berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi pelatihan, tetapi juga dapat diimplementasikan di sekolah masing-masing. Ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama KMD hendaknya diteruskan kepada peserta didik sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas,” Tuturnya.
Pembukaan kegiatan berlangsung khidmat dan semarak dengan pembacaan pantun-pantun khas Pramuka. Kegiatan kemudian ditandai dengan pemasangan Korkarde peserta KMD secara resmi oleh Sekda Mentawai.
Melalui pelaksanaan KMD tersebut, diharapkan semakin banyak guru yang memiliki kompetensi sebagai pembina Pramuka serta mampu menghadirkan kegiatan kepramukaan yang menarik, edukatif, dan relevan dalam mendukung pembentukan karakter peserta didik di Kabupaten Kepulauan Mentawai. (SL)









