Sawahlunto,dutametro.com – Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi membuka secara resmi Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional ke 46 tingkat kota Sawahlunto, Jumat (30/10/2026). Pembukaan MTQ Nasional ke-46 tingkat kota Sawahlunto dipusatkan di lapangan sepakbola Santur Kecamatan Barangin.
Dalam sambutannya Gubernur Mahyeldi berharap , melalui MTQ ini akan dapat membangun masyarakat yang semakin dekat dengan Al-Qur’an. Akan lahir generasi Qurani, tidak saja fasih dalam melafazkan akan tetapi mampu memahami maknanya dan juga mampu mengaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.
“Penting untuk generasi muda menyibukkan diri dengan kegiatan positif seperti MTQ ini,” ungkap Gubernur Mahyeldi.
Saat ini sebut Buya biasa Gubernur Mahyeldi disapa, begitu banyak tantangan, terutama maraknya sarana yang mengarahkan pada kegiatan negatif seperti kecanduan media sosial. Kegiatan positif seperti MTQ ini adalah salah satu langkah nyata untuk membentengi generasi muda kita.
Disisi lain buya Mahyeldi juga mengingatkan terkait semangat Sumpah Pemuda yang diperingati setiap 28 Oktober. Momen bersejarah itu dari Sawahlunto lahir tokoh besar seperti Mohammad Yamin dan Djamaluddin Adinegoro. Semangat sejarah inilah yang harus terus dipertahankan bagi generasi muda Sawahlunto, salah satunya melalui syiar Al-Qur’an di MTQ ini.
Dikesempatan itu Wali Kota Sawahlunto, Riyanda Putra menyampaikan komitmennya untuk mencetak generasi yang tidak hanya fasih membaca Al-Qur’an, tetapi juga mampu mengamalkan isinya secara nyata dalam kehidupan sehari-hari. Wako Riyanda Putra juga memotivasi para peserta terkait capaian Sawahlunto pada MTQ tingkat provinsi sebelumnya.
“Meski pada MTQ tingkat provinsi yang lalu Sawahlunto berada di peringkat dua terbawah, kita harus tetap bangga karena seluruh peserta yang tampil adalah anak asli putra daerah Sawahlunto. Dengan adanya MTQ tingkat kota ini, persiapan untuk MTQ Provinsi mendatang tentu akan jauh lebih matang,” sebut dia.
Mewakili Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat, Kepala Bidang Pendidikan Madrasah (Penmad) Tan Gusli, jugamenegaskan bahwa MTQ bukan sekadar ajang mengejar prestasi belaka, melainkan momentum strategis untuk menumbuhkan kecintaan serta memperkuat penghayatan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Dia berharap melalui perhelatan ini lahir generasi Qurani yang tidak hanya fasih dan hafal, tetapi juga menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.
Ketua panitia pelaksana Zainul Arizal Dt Bandaro Putiah menyebut, MTQN ke 46 ini diikuti kafilah dari 4 kecamatan yang ada mulai 30 Oktober – 1 November 2026 dengan tujuh cabang lomba, yakni Tilawah, Tartil, Hifzhil, MSQ, MFQ, Khatil Quran dan Khotbah Jumat. Adapun jumlah kafilah yang ikut dalam MTQ ke 46 ini sebanyak 299 kafilah, dengan rincian; Kecamatan Barangin 84 kafilah, Talawi 72 kafilah, Lembah Segar 74 kafilah dan Silungkang 69 kafilah.(riky)











