Jakarta , Dutametro.com – Lantaran tabung gas yang bocor disalah satu warteg di Sumpang Gunungbatu, Bogor Barat, Kota Bogor menyebabkan tujuh orang mengalami luka bakar di tubuh. Ketujuh korban tersebut kini dirawat di RSUD Kota Bogor.
Menurut keterangan Kabid Pemadaman dan Penyelamatan Dinas Damkar Kota Bogor Mohamad Ade Nugraha, mengatakan “Betul, berdasarkan data sementara ada tujuh korban, semua sudah dibawa ke RSUD Kota Bogor karena luka bakar,” ujarnya, Senin (10/4/2023).
Adapun ketujuh korban luka bakar yang sudah dibawa ke RSUD Kota Bogor yakni, Nia (39 tahun), Odah (48 tahun), Muhidin (42 tahun), Didin (19 tahun), Sandy Indra (6 tahun), Agus (14 tahun), Solehudin (18 tahun). Sedangkan dari tujuh korban, tiga di antaranya merupakan pegawai dan empat pemilik rumah makan.
Sementara berdasarkan informasi yang dihimpun, ledakan gas terjadi ketika para pegawai rumah makan sedang memasak sekitar pukul 19.30 WIB. Pada saat kejadian, tiga orang pegawai sedang memasak di ruang dapur. Sementara empat pemilik rumah makan berada di kamar yang berada persis di atas ruang dapur.
Kemudian Ade menyebutkan, kebakaran terjadi diduga akibat tabung gas bocor dan menyambar aliran listrik, hingga menyemburkan api.
Ditambahkannya, “Menurut saksi di TKP titik api diduga berawal dari kebocoran gas LPG ketika sedang memasak, lalu api menyambar lampu,” katanya.
Saat dikonfirmasi terpisah, Kasi Rawat Jalan RSUD Kota Bogor, Yuyung Susanti membenarkan hal tersebut. Ia mengatakan, dari total tujuh orang ditangani di ruang IGD, di mana seorang di antaranya dibolehkan pulang karena tidak mengalami luka serius.
Selanjutnya disebutkan Yuyung, “Saat ini terdata dari informasi perawat jaga di UGD ada 7 korban. Petugas medis kita akan berupaya dan bertindak semaksimal mungkin demi keselamatan pasien. Sementara dari 7 korban, 1 korban diperbolehkan untuk pulang karena lukanya tidak serius,” ujarnya dalam keterangan tertulisnya.
Yuyung menambahkan, “Untuk yang lainnya masih dilakukan penanganan,” tambahnya.(H.A)

















