Sawahlunto, dutametro.com – Badan Narkotika Nasional (BNN) aktif membentuk Satuan Karya (Saka) Pramuka Anti Narkotika (atau Saka Anti Narkoba) sebagai langkah strategis untuk melibatkan generasi muda dalam upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). Termasuk BNN Kota Sawahlunto yang saat ini tengah melakukan penjajakan pembentukan Saka Pramuka Anti Narkotika.
“Kita menjajaki bersama Kwarcab Sawahlunto, sebagaimana telah dilakukan oleh BNN dengan Kwarnas Pramuka sebagai wadah pembinaan bagi anggota Pramuka (khususnya Penegak dan Pandega) yang difokuskan pada kegiatan P4GN,” sebut kepala BNN Sawahlunto Didit Bagus Wicaksono kepada dutametro com, di ruangannya Senin (04/05/2026).
Anggota Saka kata Didit, disiapkan menjadi garda terdepan dalam mengedukasi dan mengajak masyarakat untuk menjauhi narkoba. Selain itu lanjut dia, pembentukan Saka ini juga merupakan bagian dari penguatan program Ananda Bersinar (Aksi Nasional Anti Narkotika Dimulai dari Anak Bersih Narkoba).
“Menjadi wadah bagi pramuka untuk mengembangkan bakat dan kemampuan dalam kegiatan sosial, sekaligus menjadikannya garda terdepan dalam kampanye pencegahan di sekolah dan lingkungan sebaya,” ungkap Didit.
Selain itu lanjut dia, nantinya anggota Pramuka diharapkan mampu mengedukasi keluarga dan masyarakat untuk menjauhi narkoba, sejalan dengan tema Hari Pramuka untuk menjaga NKRI dari ancaman narkotika.
“Pembentukan Saka Anti Narkoba ini diharapkan dapat menciptakan jaring pengaman berlapis bagi pemuda, berkolaborasi dengan komponen lain seperti Karang Taruna, PMI, dan remaja masjid,” kata dia.
Dalam silaturrahmi ke Kwarcab, Kepala BNN Kota Sawahlunto disambut oleh Sekretaris Kwarcab Pramuka Kota Sawahlunto Adrizal dan Kepala Pusdiklatcab Kwarcab Pramuka Kota Sawahlunto, Ritu Karianto.(riky)


















