Peringatan Hari Lahir Badan Kontak Majelis Ta’lim (BKMT) ke 42 Tahun, Walikota Tidore : Mari Jadikan BKMT Sebagai Panutan

oleh -41 Dilihat
Walikota Tidore Kepulauan Capt, H. Ali Ibrahim (Dok A Azis)
Walikota Tidore Kepulauan Capt, H. Ali Ibrahim dalam sambutannya mengatakan, Kehadiran BKMT Tidore Kepulauan yang didominasi oleh kaum hawa, diharapkan mampu memberikan warna dan rasa sejuk dengan semangat cinta akan kebenaran dan keadilan.

karena BKMT sebagai pelopor persaudaraan dan pelopor dalam membangun ummat, “mari jadikan BKMT sebagai panutan dan memberikan contoh kepada masyarakat, mudah-mudahan dengan peringatan Hari Lahir ke-42 BKMT ini, dapat lebih meningkatkan syiar keagamaan yang lebih baik kepada masyarakat diawal tahun baru 2023.” Ajak Ali Ibrahim

Walikota dua periode ini juga menambahkan, saat ini derap pembangunan semakin maju dengan mengoptimalkan semua potensi yang ada, tanpa disadari bahwa salah satu potensi yang ada adalah kaum perempuan yang memiliki peran sentral dalam kehidupan berkeluarga sebagai lini paling dasar, juga dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

bukan hanya menjadi pendakwah dalam bidang keagamaan saja, namun dibidang pembangunan dan sebagainya, “kami juga mengharapkan agar kehadiran BKMT akan semakin membantu pemerintah daerah dalam mewujudkan visi yakni Terwujudnya Masyarakat Sejahtera Menuju Tidore Jang Foloi.” Harap Ali.

Dewan penasehat BKMT Kota Tidore Hj Safia Ali Ibrahim mengatakan, BKMT merupakan wadah untuk bertukar pendapat dan pengalaman, terutama dalam hal pemberdayaan perempuan, BKMT dengan kader-kadernya yang memiliki semangat juang yang sangat tinggi, serta memiliki jiwa yang ikhlas beramal dan mengabdi, adalah suatu modal penting dalam memajuhkan daerah tercinta ini.

“Peran BKMT bersama majelis taklim yang mayoritas anggotanya adalah kaum ibu-ibu, mempunyai kedudukan yang sangat penting dan sangat berpengaruh dalam berdakwah di masyarakat. Melalui kelembutan hati dan kasih sayang seorang ibu, diharapkan mampu membawa kebaikan bagi keluarga dan lingkungannya.” Kata Hj Safia

Hj Safia juga menambahkan, BKMT sebagai mitra kerja pemerintah, sehingga diharapkan agar lebih kuat lagi dalam mendorong kepada setiap majelis taklim di kelurahan dan desa-desa,karena mengingat bahwa keberadaan mereka, merupakan media atau wadah yang sangat tepat untuk menyebarkan semangat keagamaan, dan menyeburkan keimanan, agar senantiasa diberikan jalan yang benar dan diridhoi ALLAH SWT.

Dikesempatan yang sama, dalam sambutannya, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tidore Kepulauan H. Ibrahim Muhammad mengatakan, di Tahun 2023 BKMT sudah berusia ke-42 Tahun sehingga diharapkan mampu menjadi media pemberdayaan dan pengembangan pendidikan keagamaan bagi setiap anggota organisasi dan masyarakat.

“ semoga di milad ke-42, organisasi ini mampu menjadi wadah implementasi masyarakat dan mampu menjadi wadah implementasi masyarakat dan memajukan daerah khususnya di Kota Tidore Kepulauan.” Harap H. Ibrahim

Sementara, Ketua BKMT Kota Tidore Kepulauan Hj. Yuni Lestari mengatakan, BKMT merupakan organisasi strategis dalam peningkatan kualitas bagi kaum hawa, BKMT dituntut untuk selalu melek publikasi dan melek situasi terutama diera digitalisasi yang tidak bisa dihindari serta fenomena kehidupan diakhir zaman yang melanda bangsa saat ini yakni terjadinya kemerosotan moral dimana-mana.

“mari besama BKMT untuk sama-sama menjaga dan membina anak-anak kita agar tetap dalam genggaman ajaran agama, menyiapkan menjadi generasi penerus yang tidak mudah tergoda iming-iming dunia.”tutup Hj Yuni Lestari

Puncak peringatan Hari Lahir (Harla) Badan Kontak Majelis Ta’lim (BKMT) ke 42 Tahun di Kota Tidore Kepulauan diakhiri dengan pemotongan Bira Dara.(rilis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *