Aceh Timur, Dutametro.com – Gegara tusuk kepala ayahnya dengan gunting, seorang pemuda di Aceh Timur, Aceh, JO (23) ditangkap polisi. Saat ditangkap pelaku terus mengamuk, sehingga polisi menembak pahanya.
Sementara itu Kasat Reskrim Polres Aceh Timur AKP Arif Sukmo Wibowo mengatakan, kejadian tersebut bermula saat JO mengeluh sakit kepada ibunya AS sehingga diberikan obat. Namun JO disebut tidak mau meminumnya malah mendorong sang ibu hingga jatuh.
Selanjutnya mendengar keributan di kamar JO, sang ayah MA menghampiri. Dia lalu menuju dapur untuk menyimpan parang.
Kemudian sebut Arif, “Tanpa diketahui penyebabnya, JO meneriaki korban (ayahnya) ‘mau ke mana, mau lari ya’. Namun teriakan JO tidak dihiraukan oleh korban. JO kemudian bangun sambil melempar kursi ke arah ibunya kemudian mengejar korban,” katanya, Kamis (4/5/2023).
Sementara insiden itu terjadi di rumah mereka di Desa Seuneubok Rawang, Kecamatan Peureulak Timur, Kabupaten Aceh Timur pada hari Rabu, (3/5) sekitar pukul 04.30 WIB. Seterusnya Arif menjelaskan, AS ikut keluar kamar saat melihat JO mengejar ayahnya.
Sedangkan JO saat itu telah membekap korban dari belakang. Pelaku juga disebut menusuk kepala korban menggunakan gunting.
Dijelaskan Arif, “JO membekap korban dari belakang sambil melakukan penganiayaan dengan cara menusuk kepala korban dengan menggunakan gunting,” jelasnya.
Melihat hal itu sang ibu berteriak meminta tolong warga sehingga korban dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah Sultan Abdul Aziz Syah Peureulak Peureulak. Kemudian polisi yang mendapat laporan adanya kasus penganiayaan meluncur ke lokasi untuk menciduk pelaku.
Menurut Arif, saat ditangkap JO terus mengamuk dengan membawa gunting, obeng dan lainnya. Sehingga melihat tingkah pelaku membahayakan masyarakat dan petugas, polisi akhirnya menembak paha kiri pelaku.
Disebut Arif, “Tindakan pertama yang kami lakukan mengamankan pelaku dan barang bukti kemudian olah TKP untuk dilakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut,” jelasnya.(H.A)

















