Sawahlunto, dutametro.com – Berbagai perlombaan keagamaan digelar oleh Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Sawahlunto memeriahkan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81. Semarak Islami HUT RI ke-81 2026 itu merupakan bagian dari upaya membangun karakter generasi muda melalui kompetisi bernuansa keagamaan dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan RI.
Kepala Kantor Kemenag Sawahlunto Zulkifli melalui Kasubbag Tu Mustatir menyebut kegiatan ini sejalan dengan Surat Edaran Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Nomor 17 Tahun 2026 tentang Pedoman Partisipasi Peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, sekaligus mendukung program Sawahlunto Berdzikir serta penguatan moderasi beragama di lingkungan Kementerian Agama.
“Semarak Islami bukan sekadar perlombaan, tetapi media pembinaan karakter, penguatan nilai keagamaan, melatih keberanian berbicara didepan umum, serta mempererat silaturahmi antar sekolah dan madrasah di Kota Sawahlunto,” jelas dia.
Mustatir juga menjelaskan, cabang yang diperlombakan meliputi Asmaul Husna tingkat SD/MI, Pidato tingkat SMP/MTs, dan Khutbah Jumat tingkat SMA/SMK/MA. Hingga pelaksanaan kegiatan, lomba pidato diikuti 14 peserta, sedangkan lomba khutbah diikuti peserta dari 7 sekolah jenjang SMA/SMK/MA.
“Harapannya kegiatan ini mampu melahirkan generasi berakhlak mulia, cinta Al-Qur’an, serta berkontribusi mewujudkan Sawahlunto sebagai baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur,” harap dia.
Sementara Wali Kota Sawahlunto diwakili Asisten Pemerintahan Serdako Irzam K, saat membuka kegiatan itu menyampaikan apresiasi atas inisiatif Kementerian Agama Kota Sawahlunto menggelar Semarak Islami HUT RI ke-81 melalui berbagai perlombaan keagamaan antarpelajar.
“Ini bisa menjadi wadah pembinaan karakter sekaligus upaya membentengi generasi muda dari dampak negatif perkembangan teknologi,” sebut dia, saat membuka kegiatan secara resmi, Selasa (4/8/2026) di Masjid Nurul Falah Kampung Surian Durian I.
Atas nama pemerintah daerah kata dia, disampaikan terimakasih atas terselenggaranya kegiatan sebesar ini meski tanpa dukungan DIPA. Inovasi seperti ini kata dia lagi menjadi motivasi bagi pemerintah daerah untuk terus menghadirkan program positif bagi masyarakat.
Irzam juga menegaskan, Pemerintah Kota Sawahlunto senantiasa memberikan perhatian terhadap pembangunan keagamaan melalui dukungan kepada guru TPQ, guru tahfiz, imam, gharin, serta berbagai program pembinaan umat.
“Perlombaan keagamaan menjadi sarana efektif mengarahkan generasi muda kepada aktivitas positif di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi. kegiatan seperti ini sangat penting agar anak tidak larut dalam pengaruh negatif teknologi,” kata dia.
Dia berharap Semarak Islami tidak berhenti sebagai agenda seremonial, tetapi terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat.(riky)


























