Sawahlunto,dutametro.com – Pati Ambalau pengukuhan pengurus Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) kota Sawahlunto 2026 – 2031 oleh ketua LKAAM Provinsi Sumatera Barat Fauzi Bahar Datuak Nan Sati berlangsung di SAKA hotel Sawahlunto, Kamis (17/09/2026). Pengukuhan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat eksistensi lembaga adat sebagai wadah pemersatu ninik mamak dan tokoh adat di Sawahlunto.
Ketua LKAAM Provinsi Sumbar Fauzi Bahar Datuak Nan Sati menyebut, LKAAM memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga marwah adat Minangkabau. Tugas berat niniak mamak dalam membentengi anak kemenakan dalam pengaruh negatif perkembangan zaman salah satunya melindungi dari Narkotika.
“Tugas berat kalau dikerjakan bersama-sama akan menjadi ringan. Untuk itu mari komit menjaga anak kemenakan kita,” ajak dia.
Untuk itu harapan dia, pengurus yang baru dikukuhkan dapat menjalankan amanah dengan baik serta mampu menjadi mitra pemerintah dalam membangun masyarakat yang berlandaskan adat dan budaya.
“Pengukuhan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat eksistensi lembaga adat sebagai wadah pemersatu ninik mamak dan tokoh adat di Sawahlunto,” kata Fauzi Bahar Datuak Nan Sati.
Sambutan ketua LKAAM kota Sawahlunto Dahler Datuak Panghulu Sati mengungkap hubungan antara niniak mamak di empat kecamatan dan 10 Kenagarian yang ada di Sawahlunto senantiasa berjalan harmonis.
“Semoga kita semua yang dikukuhkan ini diberi kekuatan oleh Allah SWT, untuk dapat menjalankan amanah dan komitmen dalam menjaga marwah adat Minangkabau,” doa Datuak Panghulu Sati.
Sementara Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra menilai keberadaan lembaga adat memiliki peran strategis dalam menjaga ketertiban sosial, menyelesaikan berbagai persoalan kemasyarakatan secara musyawarah, serta menjadi benteng dalam melestarikan nilai-nilai budaya dan kearifan lokal. Hadir Dikesempatan itu, Anggota DPR-RI Rico Alviano ST. Rajo Nan Sati.(riky)









