Iklan
Iklan

Rejang Lebong Raih Anggaran IJD 2026 Rp35 Miliar untuk Pembangunan 4 Ruas Jalan

BENGKULU, DM — Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, memperoleh alokasi anggaran sebesar Rp35 miliar dari program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) 2026. Anggaran dari Pemerintah Pusat tersebut dialokasikan untuk pembangunan empat paket ruas jalan di wilayah tersebut.

‎​Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Rejang Lebong, Hendri Praja, menyampaikan apresiasinya kepada Pemerintah Pusat, Kementerian Pekerjaan Umum, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Bengkulu, serta anggota Komisi V DPR RI Erna Sari Dewi atas sinergi dalam memperjuangkan alokasi dana tersebut.

‎​”Alhamdulillah, hari ini kita melaksanakan penentuan titik nol pembangunan jalan. Selama ini Rejang Lebong belum pernah mendapatkan program IJD. Tahun ini kita berhasil mendapatkan empat paket berkat kerja sama semua pihak,” ujar Hendri di Rejang Lebong, Kamis (5/11/2026).

Empat paket pekerjaan IJD tersebut meliputi:

‎° ​Simpang Air Duku – Tower Air Duku (tahap lelang)

‎° ​Simpang Karang Anyar – Musi Kejalo (tahap lelang)

‎° ​Kota Padang – Tanjung Gelang (tahap peninjauan ulang/review di pusat)

‎° ​Air Kati – Sukakarya (tahap peninjauan ulang/review di pusat)

‎​Anggota Komisi V DPR RI, Erna Sari Dewi, yang hadir dalam acara penentuan titik nol menuturkan bahwa pembangunan jalan sepanjang 3,3 kilometer di Air Duku, Kecamatan Selupu Rejang, merupakan bentuk pengawalan aspirasi masyarakat daerah di tingkat pusat.

‎​”Hari ini titik nol pembangunan jalan di Air Duku resmi dimulai. Kita berharap ke depan ada kelanjutan sekitar lima kilometer lagi hingga dapat terhubung langsung ke kawasan wisata Bukit Kaba,” kata Erna.

‎​Menurut Erna, ruas jalan tersebut memiliki peran strategis karena melintasi sentra pertanian hortikultura dan perkebunan. Peningkatan akses jalan ini diyakini akan memperlancar distribusi hasil tani serta mendorong pertumbuhan ekonomi warga setempat. Pihaknya bersama Pemkab Rejang Lebong dan BPJN Bengkulu juga telah memetakan titik prioritas lain untuk diusulkan kembali pada program IJD 2027.

‎​Pada kesempatan yang sama, Kepala BPJN Bengkulu, Zepnat Kambu, menjelaskan bahwa pada tahun 2026 terdapat 56 paket usulan pembangunan jalan dari pemerintah daerah se-Provinsi Bengkulu. Dari total tersebut, 53 paket lolos verifikasi tingkat balai dan 36 paket dinyatakan lolos seleksi di tingkat pusat.

‎​”Hingga saat ini, baru 17 paket yang telah mendapatkan alokasi anggaran, terdiri dari 15 paket pekerjaan fisik dan dua paket pengawasan,” jelas Zepnat.

Zepnat menambahkan, total alokasi anggaran program IJD yang telah terealisasi di Provinsi Bengkulu saat ini mendekati Rp300 miliar. Nilai tersebut berpotensi melonjak hingga Rp800 miliar jika seluruh paket usulan yang tersimpan di tingkat pusat disetujui. (Red)

Must Read

Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan

Related News