TALIABU, dutametro.com – Bupati Pulau Taliabu, Salshabila Widya L. Mus secara resmi membuka Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Pulau Taliabu Tahun 2026.
Kegiatan tersebut berlangsung di halaman Kantor Bupati lama, Kota Bobong, dengan diikuti para calon anggota Paskibraka yang akan menjalani proses pembinaan untuk persiapan pelaksanaan upacara peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.
Dalam amanatnya, Bupati Salshabila menegaskan bahwa pembentukan karakter yang kuat serta penanaman nilai kedisiplinan menjadi fondasi utama yang harus dibangun selama masa pelatihan.
Menurutnya, karakter seseorang tidak terbentuk ketika menjalani kehidupan yang mudah, melainkan ditempa melalui berbagai tantangan, tekanan, dan ujian yang mampu membangun mental tangguh.
“Karakter seseorang tidak akan pernah terbentuk saat situasi hidup terasa mudah, melainkan ditempa ketika mampu bertahan di tengah berbagai kesulitan dan ujian,” ujar Bupati.
Ia menjelaskan, kedisiplinan yang diterapkan selama proses pelatihan bukan bertujuan untuk membuat para peserta merasa tertekan atau menderita, tetapi sebagai sarana membangun ketahanan mental, fisik, serta rasa tanggung jawab.
Bupati yang merupakan orang nomor satu di jajaran Pemerintah Kabupaten Pulau Taliabu itu juga meminta para peserta memahami makna disiplin secara lebih luas.
“Disiplin bukan berarti takut kepada pelatih. Saya ingin kalian mengingat satu hal saja, semua latihan berat ini dilakukan untuk membentuk kalian menjadi pribadi yang lebih kuat,” tuturnya.
Selain memberikan motivasi kepada para calon Paskibraka, Bupati juga menyampaikan arahan tegas kepada panitia dan tim pelatih agar menjalankan proses pembinaan dengan metode yang terukur, profesional, humanis, serta tetap menghormati martabat setiap peserta.
Ia secara tegas melarang segala bentuk tindakan kekerasan maupun perilaku yang dapat merendahkan harga diri peserta selama masa pendidikan dan pelatihan berlangsung.
Menurutnya, proses pembinaan Paskibraka harus menjadi pengalaman positif yang mampu membangun rasa percaya diri, bukan justru meninggalkan trauma maupun kekhawatiran bagi peserta dan orang tua.
“Untuk para pelatih, tolong dididik adik-adik ini dengan baik. Kita tidak mendidik dengan kekerasan, tidak dengan perilaku atau kegiatan yang merendahkan harga diri mereka. Kita belajar untuk saling memperlakukan manusia dengan manusia lainnya,” tegas Salshabila.
Bupati berharap seluruh rangkaian Diklat Paskibraka Kabupaten Pulau Taliabu Tahun 2026 dapat melahirkan generasi muda yang memiliki karakter kuat, disiplin tinggi, berjiwa nasionalis, serta mampu menjadi teladan di tengah masyarakat.
(Jk)























