Manado, Dutametro.com – Tiga remaja keroyok seorang pelajar SMP berinisial NB (14) di Manado, Sulawesi Utara (Sulut) Gegara dituding telah menghina pacar salah satu pelaku. Polisi telah menangkap dan mengamankan ketiga pelaku di Mapolsek Malalayang.
Menurut keterangan Kasat Reskrim Polresta Manado Kompol Sugeng Wahyudi Santoso, mengatakan “Mengamankan pelaku kekerasan atau penganiayaan terhadap anak,” katanya, Selasa (23/5/2023).
Sementara insiden itu terjadi di Kelurahan Malalayang Satu, Kecamatan Malalayang, Kota Manado pada Senin (22/5) sekitar pukul 08.00 Wita. Ketiga pelaku, yakni OS (15), VU (15) serta BT (14).
Kemudian Sugeng menjelaskan awalnya OS menemui NB untuk mengklarifikasi permasalahan antara keduanya. Sementara OS saat itu mengajak kedua rekannya.
Selanjutnya ujar Sugeng, “Korban bertemu dengan ketiga pelaku dengan maksud mengklarifikasi atau menyelesaikan masalah dengan pelaku OS karena telah menghina pacarnya,” imbuhnya.
Seterusnya setelah bertemu dan berbincang, ketiga pelaku mengajak NB ke Pantai Minanga di Kelurahan Malalayang Satu. Saat sampai di lokasi, pelaku OS langsung menendang kemudian disusul dua pelaku lainnya memukul korban berkali-kali.
Kemudian ungkap Sugeng, “Setelah tiba pelaku OS langsung menendang korban di bagian pinggang sebelah kanan sehingga korban terjatuh dan kembali ditarik oleh pelaku untuk berdiri lalu diikuti dengan kedua pelaku lainnya memukuli korban berkali-kali,” terangnya.
Sementara kasus penganiayaan ini lalu dilaporkan ke polisi usai korban mengalami luka lebam di sejumlah tubuhnya. Kemudian tidak lama setelah kejadian, ketiga pelaku ditangkap dan digelandang ke Mapolsek Malalayang.
Sugeng juga menuturkan, “Selanjutnya para pelaku tersebut dibawa ke Mako Polsek Malalayang guna diproses secara hukum yang berlaku. Sementara korban rawat jalan di rumah,” jelasnya.
Sebelumnya diketahui, kasus pengeroyokan ini terekam kamera ponsel warga yang beredar di media sosial. Selanjutnya dalam video beredar, tampak pria menendang hingga korban terjatuh.
Lalu korban dikeroyok dan dipukuli berkali-kali oleh dua pelaku lainnya hingga korban jatuh tak berdaya. Kemudian korban yang terjatuh akibat dikeroyok terlihat memegang kepalanya pasrah menerima pukulan dari pelaku.(H.A)


















