Bolmong,DutaMetro.com—Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) resmi memaparkan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) APBD Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD, Jumat (27/3). Dalam forum strategis ini, Bupati Yusra Alhabsyi menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga akuntabilitas sekaligus mendorong percepatan pembangunan.
Di hadapan pimpinan dan anggota DPRD, Bupati membeberkan capaian kinerja keuangan daerah yang dinilai cukup solid. Realisasi pendapatan daerah tercatat menembus Rp1,156 triliun atau 99,63 persen dari target Rp1,160 triliun—angka yang mencerminkan stabilitas fiskal di tengah berbagai tantangan.
Sepanjang tahun anggaran 2025, kami berupaya mengelola keuangan daerah secara optimal dengan mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas,” tegas Yusra dalam sambutannya.
Salah satu capaian paling menonjol datang dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang berhasil melampaui target. Dari target Rp76,9 miliar, realisasi PAD mencapai Rp78,3 miliar atau 101,68 persen—indikasi meningkatnya kemandirian fiskal daerah.
Di sisi lain, pendapatan transfer dari pemerintah pusat dan antar daerah tetap menjadi tulang punggung dengan realisasi Rp1,67 triliun atau 99,60 persen. Sementara itu, lain-lain pendapatan daerah yang sah tercatat Rp9,7 miliar atau 87,05 persen dari target.
Untuk belanja daerah, Pemkab Bolmong menggelontorkan anggaran hingga Rp1,93 triliun atau 91,33 persen dari total yang direncanakan. Rinciannya meliputi belanja operasi Rp749,8 miliar (90,95 persen), belanja modal Rp118,8 miliar (87,35 persen), belanja tidak terduga Rp1,1 miliar (80,82 persen), serta belanja transfer Rp224,8 miliar (95 persen).
Tak hanya itu, pembiayaan daerah yang bersumber dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) juga terealisasi optimal hingga 99,77 persen, memperkuat struktur pembiayaan daerah.
Meski mencatat capaian positif, Bupati Yusra tak menutup mata terhadap berbagai tantangan. Keterbatasan sarana-prasarana perangkat daerah, luasnya wilayah Bolmong yang mencapai hampir separuh kawasan Bolaang Mongondow Raya, serta infrastruktur transportasi yang belum merata menjadi pekerjaan rumah serius.
“Kami akan terus berupaya menyelesaikan berbagai persoalan ini bersama DPRD dan seluruh elemen masyarakat,” tegasnya.
Di akhir penyampaian, Bupati menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak—mulai dari DPRD hingga masyarakat—yang telah berkontribusi dalam pembangunan Bolmong sepanjang 2025, seraya menegaskan komitmen untuk terus meningkatkan kinerja di tahun-tahun mendatang**(Bams)






