TALIABU, dutametro.com – Kepala SMAN 1 Bobong, Kabupaten Pulau Taliabu, Provinsi Maluku Utara, Dahlan, S.Pd., M.M., memberikan penjelasan terkait pemberitaan berjudul “Keren, Siswa SMA di Taliabu Ini Sukses Bawa Isu Krisis Listrik Masuk Jajaran Top 5 Nasional.”
Dahlan menegaskan, pihak sekolah terus mendorong peserta didik untuk berani mengambil peluang, mengembangkan kreativitas, serta melakukan eksplorasi terhadap berbagai persoalan sosial di luar ruang kelas. Langkah ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi sekaligus membangun daya kritis siswa.
Menurutnya, sekolah harus menjadi ruang terbuka bagi tumbuhnya gagasan, inovasi, dan kolaborasi. Karena itu, setiap peluang yang dapat mendukung pengembangan potensi peserta didik akan direspons secara positif dengan tetap mengandalkan sumber daya serta kemampuan yang dimiliki para siswa.
“Pemikiran sederhananya, tidak akan ada pemain jika ruang pertandingannya ditutup rapat. Begitu pula, prestasi dan keberhasilan tidak akan terlihat apabila siswa tidak diberikan kesempatan untuk berkolaborasi dan mengembangkan potensinya,” ujar Dahlan.
Ia menjelaskan, keterlibatan siswa SMAN 1 Bobong dalam program YOU-RINGS yang diinisiasi Institut Hijau Indonesia bersama Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) berawal dari surat dan komunikasi langsung pihak penyelenggara dengan sekolah.
Menindaklanjuti hal tersebut, pihak sekolah segera merespons dengan memberikan kepercayaan kepada Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan bersama bagian Hubungan Masyarakat (Humas) untuk mempersiapkan dan mengoordinasikan peserta didik sesuai kebutuhan program.
Dahlan menilai, program tersebut memberikan kesempatan berharga bagi siswa untuk mempelajari persoalan nyata di tengah masyarakat, melakukan riset, serta menyusun rekomendasi kebijakan berdasarkan temuan mereka.
Apresiasi terhadap hasil yang dicapai para siswa diharapkan menjadi langkah awal agar gagasan yang dihasilkan tidak berhenti sebatas dokumen, tetapi juga memperoleh perhatian dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.
Menurutnya, rekomendasi kebijakan (policy brief) hasil riset pelajar SMAN 1 Pulau Taliabu yang telah diterima Pemerintah Kabupaten Pulau Taliabu diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam merumuskan langkah penyelesaian persoalan sosial, termasuk isu krisis listrik yang menjadi perhatian masyarakat.
“Kami berharap hasil studi para siswa ini dapat segera memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya di Kabupaten Pulau Taliabu. Semoga pemerintah dapat menindaklanjuti berbagai persoalan yang telah mereka identifikasi melalui proses riset,” tuturnya.
Pada kesempatan itu, Dahlan juga menyampaikan terima kasih kepada Institut Hijau Indonesia dan WALHI atas dedikasi mereka dalam mendampingi serta membimbing generasi muda untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kepedulian sosial, dan keberanian menyampaikan gagasan.
“Terima kasih kepada Institut Hijau Indonesia dan WALHI atas dedikasinya dalam membimbing dan mendampingi anak bangsa. Pengalaman seperti ini menjadi bekal penting bagi mereka untuk menghadapi tantangan pada masa depan,” ungkapnya.
Dahlan menambahkan, SMAN 1 Bobong akan terus membuka ruang bagi peserta didik yang ingin berkreasi, berinovasi, dan mengembangkan diri melalui berbagai kegiatan positif. Ia berharap pengalaman tersebut dapat menumbuhkan generasi muda yang berwawasan luas, matang dalam berpikir, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
(JK)











