Deklarasi “Stop Kekerasan” Warnai Peringatan Hari Kartini di Pulau Taliabu

Bobong | dutametro.com – Momentum peringatan Hari Kartini di Kabupaten Pulau Taliabu tahun 2026 diwarnai dengan aksi nyata perlindungan perempuan dan anak. Kegiatan tersebut digelar di Gedung Hemungsia Duvu, Selasa (21/4/2026).

Bupati Pulau Taliabu, Salshabilla Widya L. Mus, memimpin langsung pembacaan deklarasi bersama organisasi perempuan se-Kabupaten Pulau Taliabu sebagai bentuk komitmen menolak segala bentuk kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Sebanyak 12 organisasi perempuan turut ambil bagian dalam deklarasi ini, di antaranya TP PKK, Dharma Wanita Persatuan, Bhayangkari, Adhyaksa Dharma Karini, Dharma Yukti Karini, Persit, serta organisasi keagamaan seperti Muslimat NU, FORHATI, BKMT, Wadah Pelayanan Perempuan GPM, Wanita Katolik RI, dan Wahdah Islamiyah.

Suasana semakin semarak saat Bupati menyerukan “Stop Kekerasan!” yang langsung dijawab serempak oleh seluruh peserta dengan lantang, “Kekerasan!”

Dalam arahannya, Bupati mengajak seluruh perempuan di Taliabu untuk terus berdaya dan meningkatkan kapasitas diri. Ia menegaskan bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam menentukan arah masa depan bangsa.

“Saya berharap perempuan Taliabu mampu menjadi motor penggerak menuju Indonesia Emas 2045. Hal ini hanya bisa dicapai melalui peningkatan kualitas pendidikan dan kemandirian ekonomi,” ujarnya.

Bupati juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Pulau Taliabu dalam menciptakan ruang yang inklusif bagi perempuan, tanpa diskriminasi dan hambatan untuk berkembang.

“Pemerintah membuka ruang seluas-luasnya bagi perempuan untuk berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah. Kami percaya, ketika perempuan berdaya, maka keluarga dan daerah akan ikut sejahtera,” tutupnya. (Jk)

Must Read

Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan

Related News