Pemkab Pulau Taliabu Resmi Tutup Latsar CPNS Golongan II dan III Tahun 2026

Taliabu | dutametro.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulau Taliabu, Maluku Utara, bekerja sama dengan Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia secara resmi menutup kegiatan Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Golongan II dan III Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kantor Bupati, Bobong, Senin (20/4/2026).

Dalam sambutannya, Bupati Pulau Taliabu, Salshabilla Widya L Mus, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah menyelesaikan seluruh tahapan pelatihan dengan baik.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan menyelesaikan Latsar bukanlah akhir perjalanan, melainkan awal dari tanggung jawab besar sebagai pelayan publik.

“Para peserta diharapkan senantiasa bekerja dengan hati, mengutamakan pengabdian kepada masyarakat di atas kepentingan pribadi, serta menjaga martabat korps dan menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran,” ujar Salshabilla.

Sebagai generasi baru Aparatur Sipil Negara (ASN), para CPNS dituntut memiliki integritas tinggi serta menjunjung etika pemerintahan dalam setiap pelaksanaan tugas.

“Hal ini krusial karena para CPNS diproyeksikan sebagai ujung tombak birokrasi yang akan menentukan kualitas pelayanan publik di masa depan,” tambahnya.

Bupati juga menyoroti visi pembangunan daerah, yakni mewujudkan Kabupaten Pulau Taliabu sebagai wilayah yang Mandiri, Unggul, Damai, dan Adaptif (MUDA).

Menurutnya, visi tersebut bukan sekadar slogan, melainkan arah pembangunan yang membutuhkan peran aktif seluruh aparatur pemerintah, termasuk CPNS yang baru menyelesaikan pelatihan.

Ia juga mengingatkan agar ASN muda tidak bersikap kaku dalam menghadapi perubahan.

“Aparatur harus mampu adaptif terhadap perkembangan teknologi dan dinamika masyarakat digital, serta inovatif dalam memberikan solusi atas berbagai permasalahan pelayanan publik yang semakin kompleks,” jelasnya.

Selain itu, semangat kolaboratif juga menjadi poin penting agar setiap program pemerintah dapat berjalan secara sinergis dan berorientasi pada hasil nyata.

“Kami berharap bekal yang diperoleh selama pelatihan dapat menjadi modal kuat bagi para peserta untuk memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Provinsi Maluku Utara, khususnya Kabupaten Pulau Taliabu,” tutupnya. (Jk)

Must Read

Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan

Related News