Sungai Penuh, dutametro.com – Pemerintah Kota Sungai Penuh menegaskan bahwa ajakan untuk berqurban pada Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi yang disampaikan Wali Kota hanyalah bentuk imbauan dan semangat kebersamaan, bukan sebuah paksaan sebagaimana isu yang berkembang di media sosial.
Wali Kota Alfin, menyampaikan harapannya agar seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kota Sungai Penuh dapat ikut berpartisipasi dalam ibadah qurban sebagai bentuk kepedulian sosial dan kebersamaan dengan masyarakat.
Namun, niat baik tersebut justru disalahartikan dan dipelintir oleh oknum-oknum tidak bertanggung jawab melalui berbagai unggahan di media sosial. Isu yang berkembang bahkan menuding adanya tekanan maupun intimidasi kepada ASN dan kepala desa untuk ikut berqurban.
Menanggapi hal itu, Rabu (20/5) Wali Kota Alfin, SH menegaskan bahwa dirinya tidak pernah mengeluarkan instruksi ataupun tekanan kepada pihak mana pun untuk wajib berqurban.
“Ini murni hanya imbauan dan harapan agar semangat berbagi di Hari Raya Iduladha bisa tumbuh di seluruh OPD lingkup Pemerintah Kota Sungai Penuh. Tidak ada unsur paksaan apalagi intimidasi seperti yang berkembang di media sosial,” tegas Alfin.
Menurutnya, qurban merupakan ibadah yang bersifat sukarela dan dilaksanakan sesuai kemampuan masing-masing. Karena itu, dirinya sangat menyayangkan adanya pihak-pihak yang memelintir niat baik tersebut menjadi isu negatif.
“Saya sangat menyayangkan adanya oknum yang menggiring opini seolah-olah ada kewajiban atau tekanan kepada ASN maupun kepala desa. Padahal tujuan kami hanya mengajak untuk memperkuat nilai kebersamaan, kepedulian sosial, dan semangat berbagi kepada masyarakat,” lanjutnya.
Akibat rumor yang terus berkembang di media sosial, Wali Kota Alfin akhirnya memutuskan membatalkan imbauan tersebut demi menghindari polemik berkepanjangan di tengah masyarakat.
“Karena sudah berkembang menjadi polemik dan disalahartikan, maka imbauan tersebut kami batalkan. Kami tidak ingin niat baik ini justru menimbulkan keresahan maupun persepsi yang keliru di tengah masyarakat,” ungkapnya.
Pemerintah Kota Sungai Penuh juga mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi, khususnya yang belum jelas kebenarannya di media sosial. Pemerintah berharap suasana Iduladha tetap berjalan penuh kebersamaan, kekeluargaan, dan semangat saling berbagi antar sesama. (Jn)




















