Iklan
Iklan

PMI Solok Selatan Andalkan Donor Massal, Kebutuhan Dua RSUD Terpenuhi

Solsel, dutametro.com – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Solok Selatan mencatat capaian positif dalam pemenuhan kebutuhan darah bagi masyarakat. Dari target pengumpulan 500 kantong darah per tahun, PMI setempat mampu menyediakan hingga 3.600 kantong darah untuk memenuhi kebutuhan pasien di dua rumah sakit umum daerah (RSUD).

Meski demikian, ketersediaan darah golongan A masih menjadi tantangan. Pasalnya, jumlah pendonor dengan golongan darah tersebut relatif terbatas dibandingkan golongan darah O yang jumlahnya jauh lebih banyak.

Ketua PMI Kabupaten Solok Selatan, Syamsurizaldi, mengatakan pihaknya terus membuka ruang dan memfasilitasi masyarakat, organisasi, perusahaan, instansi pemerintah, maupun lembaga lainnya untuk menyelenggarakan kegiatan donor darah.

Menurutnya, setiap kegiatan donor darah selalu dikoordinasikan dengan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Rumah Sakit Umum Daerah guna memastikan ketersediaan cadangan darah sesuai kebutuhan masyarakat.

“Kegiatan donor darah ini merupakan bentuk bakti sosial untuk membantu masyarakat, khususnya pasien yang membutuhkan transfusi darah selama menjalani perawatan di rumah sakit,” ujar Syamsurizaldi yang juga menjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Solok Selatan.

Hal tersebut disampaikannya saat kegiatan donor darah dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Partai Golkar.

Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi mendonorkan darahnya untuk membantu memenuhi kebutuhan darah pasien rumah sakit.

Syamsurizaldi menjelaskan, PMI Solok Selatan juga terus memperluas kolaborasi dengan berbagai pihak. Dalam waktu dekat, PMI akan memfasilitasi kegiatan donor darah bersama pemerintah daerah dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dalam rangka peringatan Hari Kesehatan Nasional.

Selain itu, kerja sama juga direncanakan bersama Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) dan Dharma Wanita Persatuan (DWP) dalam rangka memperingati HUT Korpri dan Hari Dharma Wanita Persatuan.

“Kami terus mendorong keterlibatan berbagai instansi dan organisasi. Semakin banyak pihak yang berpartisipasi, semakin besar pula peluang kita memenuhi kebutuhan darah masyarakat,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa ketersediaan darah yang berhasil dihimpun PMI telah mampu mendukung kebutuhan dua rumah sakit, yakni RSUD Solok Selatan di Muara Labuh dan RSUD Batang Sangir di Lubuk Malako.

Dari target 500 kantong darah per tahun, PMI bahkan telah mampu menghimpun dan menyiapkan sekitar 3.600 kantong darah melalui kegiatan donor darah yang dilaksanakan bersama instansi pemerintah, organisasi, perusahaan, dan berbagai elemen masyarakat.

Meski capaian tersebut cukup menggembirakan, Syamsurizaldi mengingatkan bahwa partisipasi masyarakat tetap diperlukan, terutama untuk membantu memenuhi kebutuhan darah golongan A yang stoknya masih terbatas.

Ia berharap semakin banyak masyarakat yang tergerak menjadi pendonor sukarela sehingga ketersediaan darah di Solok Selatan dapat terus terjaga.

“Setetes darah yang kita sumbangkan sangat berarti bagi mereka yang membutuhkan. Karena itu, kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus berpartisipasi dalam kegiatan donor darah,” tutupnya.(Med)

Must Read

Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan

Related News