Sadis! Perempuan RN Ditemukan Tewas Dengan Usus Terburai, Pelaku Diduga Suami Korban

Empat Lawang, Dutametro.com – Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) berinisial RN (28) di Empat Lawang, Sumatera Selatan (Sumsel) ditemukan tewas menggenaskan dengan kondisi usus terburai. Korban diduga dibunuh suaminya yang kini masih diburu polisi.

Menurut keterangan Kasi Humas Polres Empat Lawang, AKP Hidayat, mengatakan “Iya benar, korban tewas dengan kondisi mengenaskan, usus terburai keluar diduga dibunuh suaminya sendiri. Sementara foto yang beredar di medsos itu memang benar foro suami korban yang kabur setelah kejadian,” ujarnya, Minggu (30/4/2022).

Sedangkan penemuan jasad korban yang membuat geger warga di wilayah hukum Polsek Pasemah Air Keruh itu ditemukan pada Sabtu (29/4). Sementara menurutnya, korban ditemukan tewas di kebun miliknya sendiri di wilayah Air Deras, Desa Talang Padang, Empat Lawang.

Hidayat mengatakan, “Korban ditemukan sudah tidak bernyawa dengan luka tusuk di perut sekitar 12 cm, di dada kanan 7 cm, sehingga menyebabkan usus korban keluar,” katanya.

Menurut keterangan warga sekitar, katanya, pagi hari sebelum kejadian korban disebut diajak suami, Hernanda Adhitya yang merupakan terduga pelaku berangkat ke kebun mereka pakai motor. Sekitar pukul 15.30 WIB, Nanda dikabarkan pulang ke rumah sendirian.

Padahal saat pulang itu, Nanda ternyata mengambil pakaiannya dan langsung pergi mengarah keluar desa. Selanjutnya di perjalanan, warga yang berpapasan pun melihat Nanda pergi pakai motor.

Hingga sampai malam korban tak kunjung pulang ke rumah, warga yang curiga kemudian melapor ke Polsek setempat. Setelah mendapat laporan itu, polisi bersama warga pun mencari keberadaan korban ke kebun miliknya.

Disebut Hidayat, “Sesampainya di kebun korban ditemukan dalam kondisi tersebut. Untuk dugaan sementara korban sengaja dibunuh oleh terduga pelaku yang tak lain adalah suaminya sendiri. Namun hingga saat ini keberadaan suaminya itu juga masih dalam pengejaran petugas,” jelasnya.(H.A)

Must Read

Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan

Related News