Iklan
Iklan

Dramatis! Nelayan Asal Lede Hilang Setelah Perahunya Terbakar, Ditemukan Selamat di Laut Lepas

TALIABU | dutametro.com – Seorang nelayan asal Desa Lede, Kecamatan Lede, Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara, bernama La Raiju, akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat setelah sempat dilaporkan hilang di tengah laut akibat perahu yang digunakannya terbakar saat melaut.

Peristiwa tersebut terjadi di wilayah perairan utara Sonit (Rep Jauh). Korban diketahui berangkat melaut seorang diri untuk memancing pada Sabtu sore. Setibanya di lokasi tujuan, La Raiju sempat beristirahat sambil memeriksa kondisi mesin perahunya.

Namun, sekitar 30 menit kemudian, kobaran api tiba-tiba muncul dari bagian belakang perahu dan dengan cepat membesar. Meski penyebab kebakaran belum diketahui secara pasti, korban sempat berupaya memadamkan api agar tidak merembet ke seluruh bagian perahu.

Akibat kebakaran tersebut, dua unit mesin ketinting berkekuatan 15 PK beserta telepon genggam milik korban hangus terbakar. Hilangnya alat komunikasi membuat korban tidak dapat meminta pertolongan dan terpaksa bertahan di tengah laut dengan perahu yang mengalami kerusakan.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pulau Taliabu, Rasid La Baily, SH, membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, keluarga korban yang khawatir karena La Raiju tak kunjung kembali segera melaporkan peristiwa itu kepada warga dan aparat setempat.

“Kami langsung bergerak cepat menurunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) ke lokasi setelah menerima laporan. Kami juga berkoordinasi dengan Pos Basarnas Banggai Laut untuk mempercepat proses pencarian di wilayah perairan sekitar Sonit hingga kawasan Rep Jauh,” ujar Rasid, Senin (1/6/2026).

Pencarian kemudian dilakukan secara besar-besaran dengan melibatkan masyarakat dan kelompok nelayan Desa Lede. Tim pencari dibagi ke beberapa titik penyisiran yang mencakup jalur Sonit, Pulau Samada hingga wilayah Rep Jauh.

Meski menghadapi cuaca buruk berupa angin kencang dan gelombang tinggi, upaya pencarian tidak dihentikan. Setelah berjam-jam melakukan penyisiran di tengah laut, tim akhirnya berhasil menemukan korban.

“Korban ditemukan pada Senin dini hari sekitar pukul 01.00 WIT dalam keadaan selamat oleh nelayan asal Desa Lede, La Ode Safrin, bersama dua rekannya yang ikut melakukan pencarian,” jelas Rasid.

Beruntung, meski bagian belakang perahu terbakar hebat, lambung perahu milik korban tidak mengalami kebocoran sehingga tetap mengapung di lautan hingga bantuan tiba.

Saat ini La Raiju telah dievakuasi dan dipulangkan ke Desa Lede dalam kondisi sehat. Namun, ia mengalami kerugian material akibat rusaknya mesin perahu dan alat komunikasi yang terbakar dalam insiden tersebut.

Peristiwa ini menjadi pengingat akan tingginya risiko yang dihadapi para nelayan saat melaut, terutama ketika berada jauh dari daratan dan fasilitas komunikasi darurat yang memadai.

Jak

Must Read

Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan

Related News