Iklan
Iklan

Prediksi Joni Hermanto Terbukti, David Wewe Gagal Raih Hoegeng Awards 2026

PADANG – Hasil penganugerahan Hoegeng Awards 2026 yang di gelar pada 31 Juli 2026 di The Tribrata, Jakarta Selatan akhirnya menjawab berbagai polemik yang sempat mengemuka selama proses uji publik. Salah satu kandidat yang sebelumnya menjadi sorotan, Aiptu Dafit Rico Dermawan alias David Wewe, dipastikan tidak masuk dalam daftar penerima Hoegeng Awards 2026 setelah panitia mengumumkan lima polisi teladan dari lima kategori penghargaan.

Sebelumnya, pada Mei 2026, Advokat sekaligus Wartawan Utama Joni Hermanto, S.H., secara terbuka menyampaikan pandangannya bahwa David Wewe tidak layak dinobatkan sebagai penerima penghargaan kategori Polisi Berdedikasi. Pendapat tersebut disampaikan sebagai bagian dari proses uji publik yang memang dibuka untuk menerima masukan masyarakat terhadap para nominasi.

Menurut Joni, penghargaan Hoegeng Awards bukan hanya menilai keberanian seorang anggota Polri dalam mengungkap kasus, tetapi juga integritas, profesionalisme, kepatuhan terhadap prosedur hukum, serta keteladanan yang menyeluruh.

“Keberanian memang penting, tetapi penghargaan Hoegeng dibangun di atas nilai integritas, kepatuhan terhadap hukum, etika profesi, dan keteladanan. Semua aspek itu harus dinilai secara utuh,” ujar Joni saat memberikan tanggapan pada uji publik beberapa waktu lalu.

Dalam malam penganugerahan Hoegeng Awards 2026, panitia menetapkan lima anggota Polri sebagai penerima penghargaan pada masing-masing kategori. Nama David Wewe tidak termasuk dalam daftar penerima penghargaan tersebut.

Bagi Joni, hasil tersebut menunjukkan bahwa proses seleksi Hoegeng Awards tidak semata-mata didasarkan pada popularitas ataupun tingginya eksposur di media sosial.

“Publik tentu memiliki penilaian masing-masing. Namun pada akhirnya keputusan berada di tangan dewan juri berdasarkan indikator yang telah ditetapkan. Fakta bahwa yang bersangkutan tidak menjadi penerima penghargaan menunjukkan bahwa proses seleksi berjalan sesuai mekanisme yang ada,” katanya, Minggu (02/08/2026) melalui sambungan telpon.

Meski demikian, Joni tetap memberikan apresiasi kepada seluruh anggota Polri yang telah bekerja memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Saya menghormati seluruh anggota Polri yang bekerja dengan dedikasi. Kritik yang saya sampaikan sejak awal bukan ditujukan kepada institusi, melainkan sebagai bagian dari hak masyarakat untuk memberikan masukan dalam proses uji publik agar penghargaan yang membawa nama Jenderal Hoegeng benar-benar diberikan kepada sosok yang paling memenuhi seluruh indikator keteladanan,” tutupnya.

Must Read

Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan

Related News