BATAM — Hubungan strategis antara Kota Batam dan Singapura terus diperkuat. Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, menghadiri Singapore National Day Reception yang digelar di Grand Ballroom Hotel Radisson, Sukajadi, Kecamatan Batam Kota, Kamis (3/9/2026) malam.
Kehadiran pimpinan Pemerintah Kota Batam tersebut tidak sekadar menjadi bentuk penghormatan atas peringatan Hari Nasional Singapura, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat hubungan bilateral yang selama ini telah terjalin erat, khususnya antara Batam, Provinsi Kepulauan Riau, dan Singapura.
Pertemuan tersebut sekaligus membuka ruang untuk memperkuat peluang kerja sama di berbagai sektor strategis, mulai dari investasi, perdagangan, pariwisata, ekonomi hingga pengembangan sumber daya manusia.
Minister of State, Ministry of Foreign Affairs and Ministry of Home Affairs Singapura, Zhulkarnain Abdul Rahim, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas hubungan harmonis serta kolaborasi yang terus terjaga antara Indonesia dan Singapura.
Ia berharap hubungan tersebut dapat semakin berkembang, khususnya antara Singapura dengan Provinsi Kepulauan Riau dan Kota Batam.
“Kami berharap kerja sama antara Indonesia, khususnya Provinsi Kepulauan Riau dan Kota Batam, dengan Singapura terus berjalan dengan sangat baik. Semoga kedua negara senantiasa maju, sejahtera, dan terus bertumbuh bersama dalam semangat kemitraan yang solid,” ujarnya.
Sementara itu, Wali Kota Batam Amsakar Achmad menyampaikan ucapan selamat atas peringatan Hari Nasional Singapura ke-61.
“Atas nama Pemerintah Kota Batam dan seluruh masyarakat Kota Batam, saya mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun ke-61 untuk Republik Singapura,” kata Amsakar.
Menurut Amsakar, kedekatan geografis Batam dan Singapura merupakan modal strategis yang harus dimanfaatkan untuk menciptakan lebih banyak peluang kerja sama yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Ia menegaskan, hubungan yang telah terbangun selama ini harus terus dipelihara sekaligus ditingkatkan agar mampu menghasilkan kerja sama yang semakin konkret.
“Hubungan baik yang sudah terjalin sangat erat selama ini harus terus kita jaga dan tingkatkan. Kedekatan geografis ini merupakan modal besar untuk terus membuka berbagai peluang kerja sama baru, baik di sektor ekonomi, investasi, pariwisata, hingga pengembangan sumber daya manusia yang saling menguntungkan kedua pihak,” ujarnya.
Amsakar juga melihat Singapura memiliki posisi penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Batam. Arus investasi serta kunjungan wisatawan dari Singapura menjadi bagian penting dalam menggerakkan aktivitas ekonomi di kota industri dan perdagangan tersebut.
Karena itu, Pemerintah Kota Batam berkomitmen menjaga hubungan yang konstruktif dengan Singapura sekaligus mendorong lahirnya peluang-peluang baru yang dapat memperkuat daya saing Batam.
Amsakar berharap kemitraan Batam dan Singapura ke depan tidak hanya semakin erat dalam hubungan antarpemerintah, tetapi juga mampu membuka ruang kolaborasi yang lebih luas bagi dunia usaha, masyarakat, sektor pariwisata, serta pengembangan sumber daya manusia.
Dengan posisi Batam yang berada di jalur strategis Selat Malaka dan berhadapan langsung dengan Singapura, hubungan kedua wilayah dinilai memiliki potensi besar untuk terus berkembang.
“Semangat kemitraan ini harus kita rawat bersama agar memberikan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat Batam maupun Singapura,” pungkasnya. (Darmawan/hms Kominfo)





