Nederlandsch Indische Portland-Cement Maatschapppij” Pembangunan Pabrik Semen Padang

oleh -252 Dilihat

Dalam waktu dekat cabang industri baru untuk Hindia akan beroperasi di pantai barat Sumatera, di sekitar Padang.

“Indische Portland-cement Maatschappij” akan didirikan di sana, yaitu, sebuah pabrik untuk pembuatan semen Portland, cocok untuk konstruksi besi beton , di lokasi yang menguntungkan yang diperoleh dari pemerintah, dengan ukuran 60 komplek bangunan, kata Preangerbode.

Studi panjang tentang prospek pembangunan pabrik semen ini telah di lakukan sebelumnya oleh De Hoofd Administrateur , “Carl C. Lau ” yang menghabiskan 20 tahun di Hindia Belanda , di mana sekitar 15 tahun antaranya di Padang. Ia Menghabiskan masa selama dua puluh tahun untuk meneliti bahan – bahan tersebut di atas dari berbagai daerah bukan hanya di Sumatera tetapi juga di Malaka dan Jawa. menganalisis zat yang diperlukan untuk pembuatan semen Portland. Dari hasil penelitian tersebut , dia menemukan fakta bahwa Pegunungan Bukit Barisan yang besar mengandung bahan mentah yang luar biasa yang cocok untuk pembuatan semen Portland.

 

Hasil investigasinya menggambarkan bahwa batu gamping dan lempung yang ditemukan di sekitar Padang adalah bahan semen portland kwalitas terbaik. Sejumlah besar bahan ini dibawa ke Eropa oleh Mr. Lau pada tahun 1905 untuk produksi semen Portland dalam skala pabrik dan laporan yang dikeluarkan oleh ahli kimia, Dr. C. Heintzel membuktikan bahwa bahan tersebut memenuhi semua persyaratan untuk mendapatkan kualitas semen Portland yang baik. Diprediksi jumlah batu kapur dan tanah liat yang ada di lokasi konsesi tidak akan habis dalam ratusan tahun.

Untuk pasokan air yang dapat diperoleh dari sumber sungai Luboek Parakoe, yang mengalir melalui wilayah konsesi masyarakat Padang, untuk tenaga listrik dan instalasi pabrik sesuai dengan konsesi yang diberikan untuk itu oleh pemerintah.

Kontruksi Pabrik yang akan dipasang oleh perusahaan Jerman ” Amme Giesecke & Konegen A. G ” di Braunschweig seluruhnya sesuai dengan persyaratan modern yaitu ‘Dickschlamm system’, yang pada awalnya akan mampu memproduksi 15.000 barel semen per tahun dan dapat berkembang sedemikian rupa sehingga ekspansi produksi dapat mencapai 300.000 barel per tahun.

Selanjutnya, perusahaan ” Adolf Bleichert & Co ” , Leipzig – Gohlis perusahaan ternama di dunia sesuai dengan bidangnya, saat ini sedang membangun kabel udara yang akan menghubungkan pabrik dengan Emmahaven dengan jarak sekitar 13 km dan akan berfungsi untuk pengangkutan barel semen Portland ke pelabuhan dan pasokan batubara ke pabrik. Batubara ini di datangkan dari ladang batubara Ombilien, disebabkan oleh kandungan abu yang rendah dan paling cocok untuk memanggang di roller kiln.

Selanjutnya, oleh perusahaan ” Adolf Bleichert & Co ” kabel udara kedua dibangun di ruang kosong sekitar 1 KM untuk memasok batu kapur dan tanah liat ke pabrik.

Banyak insinyur dan tukang dari dua pabrik tersebut telah tiba di Padang. Seluruh instalasi dapat dikirimkan dalam 10 bulan. oleh karena itu diharapkan pabrik ini dapat mulai beroperasi pada bulan Maret 1911.

Perusahaan juga memesan mobil muatan motor berkapasitas 5000 K. G., dengan trailer berkapasitas 4000 K. G., dari perusahaan khusus ” Daimler Motoren Gesellschaft ” di Marienfelde dekat Berlin, yang akan mengangkut seluruh material pembangunan pabrik.

Bagian konstruksi besi akan diangkut dari pelabuhan ke lokasi dan setelah pembangunan pabrik selesai akan di fungsikan untuk pengangkutan drum semen ke perdagangan eceran di Padang dan sekitarnya.

Pustaka belanda
Editor Mairizal dan Marjafri

* Sumatra’s Westkust. Senin 1 Agustus 1910.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.