Pulau Taliabu – Komitmen memperjuangkan pemerataan pembangunan bagi daerah kepulauan kembali ditegaskan Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Maluku Utara, Dr. R. Graal Taliawo, S.Sos., M.Si., saat menggelar audiensi dengan Pemerintah Kabupaten Pulau Taliabu di Ruang Rapat Wakil Bupati Taliabu, Selasa (4/8/2026).
Pertemuan yang dihadiri Wakil Bupati La Ode Yasir, para Asisten, Staf Ahli, serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) itu menjadi forum strategis membahas berbagai agenda penting, mulai dari percepatan pembangunan infrastruktur, evaluasi perizinan sektor sumber daya alam, hingga penguatan sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat.
Dalam paparannya, Graal Taliawo menegaskan bahwa daerah kepulauan selama ini masih menghadapi ketimpangan pembangunan akibat kebijakan nasional yang dinilai lebih berorientasi pada wilayah daratan.
“Selama ini kita mengaku sebagai negara kepulauan, tetapi pola pembangunannya masih berbasis daratan. Cara pandang seperti ini membuat masyarakat di daerah kepulauan terus mengalami keterbatasan dalam mengakses layanan dasar, seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur,” ujar Graal.
Sebagai Wakil Ketua Panitia Perancang Undang-Undang (PPUU) DPD RI, Graal menekankan pentingnya percepatan pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Daerah Kepulauan. Menurutnya, regulasi tersebut akan menjadi landasan hukum untuk memberikan kewenangan yang lebih besar kepada daerah dalam mengelola ruang laut, memperoleh skema pendanaan khusus, serta mendorong pemerataan pembangunan yang berkeadilan.
Selain itu, ia juga menyoroti perlunya evaluasi terhadap izin usaha di sektor pertambangan dan kehutanan. Menurutnya, izin yang tidak produktif seharusnya ditinjau kembali agar sumber daya alam dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.
“Investor harus diarahkan pada pembangunan yang berorientasi pada ekonomi hijau dan ekonomi biru. Sumber daya alam harus menjadi instrumen kesejahteraan masyarakat, bukan sekadar objek eksploitasi,” tegasnya.
Graal juga mengingatkan bahwa keberhasilan daerah memperoleh dukungan anggaran dari pemerintah pusat sangat bergantung pada kualitas data yang dimiliki pemerintah daerah.
Menurutnya, data yang valid, lengkap, dan terintegrasi menjadi syarat utama agar kementerian dapat mengakomodasi usulan pembangunan, mulai dari pembangunan jembatan, fasilitas kesehatan, pendidikan, hingga infrastruktur strategis lainnya.
“Pemerintah daerah tidak boleh berhenti bekerja hanya karena keterbatasan anggaran. Kalau tidak ada di daerah, perjuangkan ke provinsi. Kalau belum ada di provinsi, perjuangkan ke pusat. Manfaatkan kami di DPD RI untuk membuka akses dan memfasilitasi komunikasi dengan kementerian,” tegas Graal.
Ia memastikan DPD RI akan terus menjalankan fungsi representasi daerah dengan menjembatani komunikasi antara pemerintah daerah dan kementerian agar berbagai kebutuhan pembangunan di Pulau Taliabu dapat direalisasikan secara bertahap.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Pulau Taliabu La Ode Yasir menyampaikan apresiasi atas komitmen DPD RI dalam mendukung pembangunan daerah.
Ia meminta seluruh pimpinan OPD agar lebih proaktif menjemput program dan anggaran dari pemerintah pusat, serta tidak ragu memanfaatkan dukungan yang diberikan DPD RI.
“Saya berharap seluruh pimpinan OPD tidak hanya menunggu, tetapi aktif membangun komunikasi dengan kementerian. Seperti yang disampaikan Pak Dr. Graal, beliau siap memfasilitasi apabila ada kendala dalam mengakses kementerian. Kesempatan ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya,” ujar La Ode Yasir.
Wakil Bupati juga menginstruksikan seluruh OPD untuk segera menyiapkan data dan dokumen usulan pembangunan yang berkualitas agar dapat diperjuangkan bersama di tingkat nasional.
Di akhir pertemuan, La Ode Yasir menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kepedulian Graal Taliawo terhadap kemajuan Pulau Taliabu.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Pulau Taliabu dan seluruh masyarakat, kami mengucapkan terima kasih atas komitmen Bapak Dr. Graal Taliawo yang terus memperjuangkan kepentingan daerah kepulauan. Sinergi ini menjadi harapan besar bagi percepatan pembangunan di Bumi Hemungsia Sia Dufu,” pungkasnya.
(Jk)


























