Iklan
Iklan

Banjir Bandang Terjang Bandar Baliang Solok, Puluhan Warga Mengungsi dan Kendaraan Rusak

SOLOK,dutametro.com. – Bencana banjir bandang menerjang kawasan Bandar Baliang, Jorong Kayu Aro, Nagari Batang Barus dan Nagari Koto Gaek Guguak, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, pada Senin (21/9/2026) malam.

Peristiwa tersebut dipicu oleh hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut sejak Sabtu (20/9/2026) lalu, sehingga menyebabkan meluapnya aliran air dan material dari hulu.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Solok yang menerima laporan langsung bergerak cepat. Tim Reaksi Cepat (TRC) gabungan yang terdiri dari BPBD, TNI, Polri, dan relawan bersama unsur terkait lainnya langsung melakukan penyisiran dan evakuasi warga di wilayah terdampak.

Proses evakuasi dan penanganan darurat dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Solok bersama Ketua DPRD Kabupaten Solok yang turun ke lokasi kejadian.

“Tim masih di lapangan melakukan penyisiran dan pendataan. Fokus utama kami adalah keselamatan warga dan pemenuhan kebutuhan pengungsi,” ujar keterangan resmi BPBD Kabupaten Solok, Selasa (22/9/2026) pagi.

Berdasarkan data sementara yang dihimpun BPBD Kabupaten Solok hingga pagi ini, dampak bencana cukup signifikan.

Tercatat sebanyak 4 orang warga mengalami luka-luka akibat kejadian tersebut. Tiga orang diantaranya saat ini mendapatkan perawatan di RSUD Arosuka, sementara satu orang lainnya dirujuk ke Semen Padang Hospital (SPH) Padang karena membutuhkan penanganan lebih lanjut.

Selain korban luka, sebanyak 9 Kepala Keluarga (KK) dengan total 32 jiwa terpaksa mengungsi dan saat ini tersebar di dua titik lokasi pengungsian yang telah disiapkan.

Kerugian materil juga tidak sedikit. Sedikitnya 11 unit kantor pemerintahan di kawasan tersebut terdampak banjir, serta 21 unit mobil dan 7 unit sepeda motor mengalami kerusakan akibat terseret arus dan tertimbun material lumpur.

Saat ini, penanganan darurat masih terus berlangsung. BPBD bersama dinas terkait masih melakukan pendataan lengkap terkait jumlah rumah warga dan fasilitas umum yang terdampak.

Untuk kebutuhan mendesak di lokasi pengungsian, BPBD menyebut sangat membutuhkan bantuan berupa selimut, sembako, makanan siap saji, serta kebutuhan khusus untuk perempuan dan bayi.

BPBD Kabupaten Solok mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya yang berada di daerah aliran sungai dan perbukitan di Kecamatan Gunung Talang, untuk tetap meningkatkan kewaspadaan mengingat potensi hujan masih tinggi.

Masyarakat diminta untuk tidak panik namun tetap siaga dan selalu mengikuti arahan dari petugas di lapangan.

Must Read

Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan

Related News