Iklan
Iklan

500 Polisi Turun ke Lokasi Galodo, Dansat Brimob Pimpin Personel Gabungan Bersihkan Sisa Material

AROSUKA – Sehari setelah galodo menerjang Kabupaten Solok, ratusan personel kepolisian turun langsung ke tengah masyarakat. Sebanyak 500 personel gabungan dari Satuan Brimob Polda Sumbar, Direktorat Samapta Polda Sumbar, dan Polres Solok dikerahkan untuk membersihkan lumpur, kayu, serta material banjir bandang yang menutup rumah warga hingga kawasan perkantoran pemerintahan.

Aksi kemanusiaan tersebut berlangsung Rabu (23/9/2026) dan dipimpin langsung oleh Dansat Brimob Polda Sumbar Kombes Pol Lukman Syafri Dandel Malik, didampingi Dirsamapta Polda Sumbar AKBP Andre Anas dan Kapolres Solok AKBP Rini Anggraini.

Kekuatan personel dibagi ke dalam tiga titik utama untuk mempercepat proses pembersihan sekaligus pemulihan aktivitas masyarakat.

Tak hanya membersihkan material bencana, personel gabungan juga masih melanjutkan upaya pencarian terhadap warga yang dilaporkan terseret arus.

Dengan peralatan yang tersedia, polisi bahu-membahu mengangkat lumpur dan material kayu dari rumah-rumah warga, membersihkan kawasan perkantoran Bupati Solok, serta membuka kembali akses jalan utama yang tertutup material galodo.

Dansat Brimob Polda Sumbar Kombes Pol Lukman Syafri Dandel Malik mengatakan, pengerahan ratusan personel merupakan bentuk nyata kehadiran negara saat masyarakat sedang menghadapi bencana.

Menurutnya, tugas kepolisian saat ini tidak hanya berfokus pada pencarian korban, tetapi juga mempercepat pembersihan material berat agar fasilitas umum dan rumah warga dapat kembali digunakan.

“Fokus kita bukan hanya pencarian korban yang belum ditemukan, tetapi juga mempercepat evakuasi material agar rumah warga dan fasilitas publik bisa segera kembali fungsional,” ujarnya.

Sementara itu, Dirsamapta Polda Sumbar AKBP Andre Anas mengatakan unsur Samapta dikerahkan untuk membantu penyisiran sekaligus pembersihan di sejumlah lokasi yang dinilai krusial.

Area perkantoran pemerintahan dan jalur utama mobilitas warga menjadi salah satu prioritas agar aktivitas masyarakat dapat segera kembali berjalan.

“Kami mengerahkan kekuatan yang ada untuk membantu masyarakat. Semoga gotong royong ini dapat meringankan beban warga Kabupaten Solok,” katanya.

Kapolres Solok AKBP Rini Anggraini mengatakan pembagian personel ke tiga titik utama dilakukan agar proses pembersihan berjalan lebih cepat dan efektif.

Sinergi antara Polda Sumbar dan Polres Solok, menurutnya, sangat dibutuhkan dalam mempercepat pemulihan pascagalodo.

Pembersihan difokuskan pada kawasan permukiman warga, lingkungan perkantoran pemerintahan, serta akses jalan yang terdampak material banjir bandang.

“Kami mengapresiasi sinergi Polda Sumbar yang turun langsung membantu membersihkan material di pemukiman dan jalan umum. Harapannya aktivitas masyarakat dan roda pemerintahan bisa segera kembali berjalan,” ujarnya.

Hingga Rabu, proses pembersihan masih terus dilakukan. Personel gabungan menggunakan peralatan manual maupun peralatan pendukung lainnya untuk mengangkut material yang menutup akses dan bangunan.

Di tengah proses pemulihan tersebut, upaya pencarian terhadap korban yang belum ditemukan juga tetap dilanjutkan.

Bagi warga Kabupaten Solok, ratusan personel yang turun ke lokasi bukan sekadar membersihkan lumpur dan kayu. Mereka ikut membuka kembali jalan kehidupan yang sempat terhenti diterjang galodo.**yaNs

Must Read

Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan

Related News