Iklan
Iklan

OPINI: Menjaga Komitmen Organisasi, Berfokus pada Tujuan Awal

Bengkulu, DM – Mendirikan sebuah wadah, perkumpulan, atau organisasi merupakan langkah yang relatif mudah dilakukan.

‎Namun, tantangan terbesar sesungguhnya terletak pada bagaimana menghidupkan dan mengembangkannya agar tetap eksis serta dikenal luas oleh masyarakat.

Hal tersebut ditegaskan oleh M. Martanus saat menyoroti pentingnya arah dan komitmen dalam pengabdian berorganisasi. Menurutnya, sebuah organisasi didirikan atas dasar kesepakatan bersama yang dilandasi visi, misi, dan tujuan yang jelas sejak awal-bukan sekadar menjadi tempat berkumpul tanpa arah.

“Para pendiri maupun anggota yang tergabung harus memiliki kesadaran, komitmen, kemampuan, serta semangat perjuangan. Pemikiran dan pergerakan harus nyata, bukan sekadar wacana. Program kerja jangka pendek maupun jangka panjang harus dirancang demi kemajuan organisasi,” ujar Martanus.

‎la juga menambahkan bahwa jajaran badan pengurus memegang peranan yang sangat vital. Gagasan tajam serta tindakan yang terarah dari pengurus akan memberikan dampak positif secara langsung bagi keberlangsungan organisasi.

‎Sebaliknya, jika pengurus kehilangan arah dalam menahkodai perahu organisasi, dampaknya bisa fatal. Organisasi berisiko kehilangan kendali, tidak tahu arah melangkah, hingga terjebak pada sikap sekadar mengekor program organisasi lain. Kondisi ini pada akhirnya memicu hilangnya jati diri dan tujuan awal pendirian.

‎Membangun organisasi memang tidak semudah membalikkan telapak tangan. Tanpa adanya keseriusan, kapasitas, kemauan, dan tekad kuat untuk membesarkan wadah tersebut, organisasi yang telah dibentuk dikhawatirkan hanya akan tinggal nama. (bersambung..)

Must Read

Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan

Related News