Bengkulu, DM – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Bengkulu, Tejo Suroso, angkat bicara terkait rangkaian aksi unjuk rasa yang digelar oleh sekelompok masyarakat yang menyerang kehidupan pribadinya. Tejo mengklaim telah mengetahui identitas aktor intelektual di balik aksi-aksi demo tersebut.
Meski demikian, Tejo memilih untuk tidak membeberkan secara gamblang nama oknum yang dimaksud. Ia hanya mengisyaratkan bahwa motif di balik gerakan tersebut sarat akan kepentingan tertentu.
“Saya sudah melacak akun-akun media sosial, seperti TikTok, termasuk media massa yang terus menyudutkan saya terkait isu tersebut. Semuanya sudah terlacak,” ujar Tejo Suroso saat memberikan keterangan kepada media, Kamis (25/6/2026).
Menurut Tejo, opini negatif yang terus digulirkan oleh sekelompok orang tersebut sengaja digoreng demi kepentingan mendiskreditkan namanya. Ia menduga ada motif persaingan kerja hingga perebutan jabatan di balik gerakan ini.
”Ada kepentingan untuk mengatur proyek pekerjaan di Dinas PUPR, bahkan ada oknum yang diduga ingin merebut posisi Kepala Dinas,” tambahnya.
Menyikapi polemik ini, Tejo menegaskan tidak ingin berspekulasi lebih jauh atau terpancing oleh dinamika yang berkembang. Untuk saat ini, dirinya memilih untuk tetap fokus menjalankan tugas-tugas kedinasan di lingkungan Pemprov Bengkulu. (Red)






















