Bengkulu, DM – Pelaksanaan salat Iduladha 1447 Hijriah di Kota Bengkulu berlangsung dengan khidmat dan penuh rasa syukur.
Dalam momen suci ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu menggelar ibadah salat berjamaah yang tersebar di dua lokasi utama, yakni Masjid Merah Putih dan Masjid At-Taqwa.
Ibadah di Masjid Merah Putih dihadiri langsung oleh Pelaksana Harian (Plh) Walikota Bengkulu, Ronny PL Tobing.
Sementara itu, pelaksanaan salat Iduladha di Masjid At-Taqwa dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bengkulu bersama para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Momen religius ini turut dihadiri oleh berbagai elemen penting di Kota Bengkulu. Tampak hadir jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) Kota Bengkulu, para Asisten, Staf Ahli di lingkungan Pemkot Bengkulu, serta Kepala Kementerian Agama Kota Bengkulu beserta jajaran.
Selain itu, hadir pula Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kota Bengkulu, pimpinan instansi vertikal, pimpinan perbankan, para Kepala Dinas, Badan, Bagian, Camat, hingga Lurah. Tokoh-tokoh agama dan masyarakat seperti para Imam, Khatib, Bilal, Gharim, Alim Ulama, Ketua MUI, DMI, serta Ketua BAZNAS beserta segenap pengurus masjid juga turut memadati lokasi.
Dalam kesempatan tersebut, Plh Walikota Bengkulu Ronny PL Tobing menyampaikan pesan mendalam dari Walikota Dedy kepada seluruh jajaran pemerintahan dan warga yang hadir.
Ronny mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan Iduladha sebagai momentum meningkatkan kepedulian sosial.
”Ya, alhamdulillah hari ini kami Pemerintah Kota dapat menjalankan sholat berjamaah di dua masjid. Yang pertama di Masjid Merah Putih, yang kedua di Masjid At-Taqwa. Kalau di sini (Masjid Merah Putih), kami-kamilah. Dan kalau di sana (Masjid At-Taqwa) diwakilkan oleh Pak Sekda dan teman-teman dari OPD,” ujar Ronny, Rabu (27/5/26).
la menambahkan bahwa Iduladha harus menjadi pemantik bagi umat Muslim untuk saling berbagi dan membantu sesama melalui ibadah kurban.
”Momentum ini bagaimana kita sama-sama dapat melakukan kebaikan dengan cara menyisihkan ataupun mengorbankan sedikit rezeki kita untuk melakukan perbuatan-perbuatan baik, yang di mana ini dapat bermanfaat untuk lingkungan, untuk tetangga, untuk warga sekitar. Dari rezeki itu kita korbankan untuk dapat membeli ataupun mengorbankan seperti hewan-hewan, seperti kambing ataupun sapi yang bisa kita beli untuk dikorbankan,” pungkasnya. (**)
sumber : mckb





















