Sipora,Dutametro.com.-Tiga hari pencarian lansia (61) bernama Mangantar Saumatgerat, warga Desa Mara, Kecamatan Sipora Selatan, ditemukan selamat ditepi aliran sungai, sekitar pukul 08.35 wib Rabu (1/7)
“Setelah menempuh upaya pencarian intensif selama tiga hari berturut-turut, tim SAR gabungan akhirnya berhasil menemukan Survivor atas nama Bapak Mangantar Saumatgerat (61) pada pukul 08.35 WIB dalam kondisi selamat. Penemuan ini berkat kerja keras tim di lapangan serta sinergi erat dengan masyarakat setempat, di mana Survivor ditemukan dalam Kondisi Selamat, dan cukup dekat dari perkiraan lokasi awal Survivor diduga hilang,” ujar Benteng Hilton Telaumbanua, S.E, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Mentawai.
Operasi pencarian dan pertolongan (Search and Rescue) terhadap Mangantar Saumatgerat (61), seorang lansia yang dilaporkan hilang di kawasan Hutan sekitar Desa Mara, Kecamatan Sipora Selatan, Kabupaten Kepulauan Mentawai, resmi berakhir. Setelah tiga hari Pencarian di darat maupun aliran sungai.
Titik terang operasi kemanusiaan ini terjadi pada hari ketiga, Rabu (1/7) pagi, ketika Tim SAR Gabungan bersama masyarakat memperluas area pencarian hingga 6 KM². Pada pukul 08.35 Wib, Masyarakat yang tergabung dalam Tim Pencarian berhasil menemukan korban dalam keadaan selamat di tepi aliran sungai pada koordinat 2°13’23.6″ S – 99°43’58.4″ E, dengan jarak hanya 0,3 KM arah utara dari perkiraan posisi terakhir korban (Last Known Position/LKP). Korban pun langsung dievakuasi menuju rumah pihak keluarga untuk penanganan lebih lanjut.
Kronologi hilangnya warga ini bermula ketika korban diinformasikan menuju ladangnya di dalam Hutan sekitar Desa Mara pada Senin, 29 Juni 2026, sekitar pukul 08.00 WIB, namun tak kunjung kembali hingga malam hari. Pihak keluarga dan warga sempat telah melakukan pencarian mandiri sebelum akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Basarnas pada pukul 20.45 WIB. Sebelum berhasil ditemukan hari ini, tim gabungan sempat melakukan penyisiran di sekitar daerah Monga dan Mabelau, hingga mengerahkan perahu karet (LCR) untuk menyusuri Sungai Mara sampai ke pintu muara, serta menggunaan drone termal untuk mendeteksi keberadaan Survivor.
Dengan ditemukannya Survivor dalam keadaan selamat, operasi SAR dinyatakan selesai. Pihak Kantor SAR Mentawai menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas sinergi dan kerja keras seluruh unsur yang terlibat, meliputi Basarnas Mentawai, Polsek Sipora Selatan, Pos AL Simaubuk, PMI, BPBD Kepulauan Mentawai, serta masyarakat dan nelayan setempat yang bahu-membahu hingga operasi ini berjalan sukses. (SL)























