TALANG – Pergantian kepemimpinan Ikatan Pemuda Nagari Talang (IPNT) bukan sekadar seremoni pergantian pengurus. Di balik lahirnya kepengurusan baru, tersimpan harapan agar pemuda Talang mampu tampil lebih jauh sebagai penggerak kegiatan sosial, ekonomi, hingga pembangunan nagari.
Harapan itu mengemuka saat Roni Akhyar Sutan Batuah resmi dipercaya menakhodai IPNT untuk masa bakti 2026–2029. Pelantikan pengurus digelar di Kantor Wali Nagari Talang, Sabtu (19/9/2026), dalam suasana penuh kekeluargaan meski hujan mengguyur lokasi kegiatan.
Wakil Bupati Solok, H. Candra, S.H.I., yang hadir mewakili Pemerintah Kabupaten Solok, menegaskan bahwa organisasi kepemudaan harus mampu bergerak melampaui kegiatan seremonial.
Menurut Candra, pemuda memiliki energi, kreativitas, dan keberanian untuk melahirkan berbagai gagasan baru. Namun, kekuatan tersebut akan jauh lebih besar apabila berjalan bersama pengalaman dan kebijaksanaan para tokoh masyarakat.
“Kalau orang tua memiliki pengalaman dan kebijaksanaan, anak muda punya tenaga, kreativitas dan semangat. Kalau keduanya berjalan bersama, nagari akan memiliki kekuatan yang besar,” ujar Candra.
Candra juga menyampaikan salam dari Bupati Solok yang berhalangan hadir karena mengikuti agenda Laskar Gerindra di Sawahlunto.
Ia mengapresiasi seluruh pihak yang selama ini menjaga keberlangsungan IPNT. Menurutnya, organisasi pemuda merupakan ruang penting untuk membentuk karakter, kepemimpinan, solidaritas sekaligus kepedulian generasi muda terhadap lingkungan sosial.
Namun, Candra mengingatkan agar keberadaan organisasi tidak berhenti pada rutinitas rapat maupun kegiatan seremonial.
“Jangan sampai organisasi hanya sebatas tempat berkumpul. Harus ada kegiatan yang produktif dan manfaatnya dapat dirasakan masyarakat,” tegasnya.
Lebih jauh, Candra mendorong IPNT mulai mengembangkan kegiatan yang memiliki dampak nyata bagi masyarakat. Salah satunya melalui kewirausahaan, usaha produktif dan pemberdayaan masyarakat.
Menurutnya, potensi pemuda di tingkat nagari cukup besar apabila diarahkan pada kegiatan yang mampu membuka peluang ekonomi sekaligus meningkatkan kemandirian.
Keberhasilan organisasi, bukan hanya dilihat dari seberapa banyak kegiatan yang digelar, tetapi dari sejauh mana kegiatan tersebut mampu melahirkan manfaat dan perubahan positif bagi masyarakat. Pesan tersebut sekaligus menjadi tantangan bagi kepengurusan baru IPNT di bawah kepemimpinan Roni Akhyar Sutan Batuah.
Dukungan terhadap kepengurusan baru juga datang dari Anggota DPRD Sumatera Barat, Agus Syahdeman, SE.
Ia menilai kesinambungan antara kepengurusan lama dan baru merupakan modal penting bagi IPNT untuk terus berkembang. Pengalaman pengurus sebelumnya, menurutnya, harus menjadi pijakan untuk melahirkan gagasan baru yang lebih sesuai dengan kebutuhan generasi muda.
ASD juga mengingatkan pentingnya kaderisasi. Menurutnya, sebuah organisasi tidak boleh hanya memikirkan siapa yang memimpin hari ini, tetapi juga harus menyiapkan generasi yang akan melanjutkan estafet kepemimpinan.
Ia mengingatkan bahwa perjalanan sejarah tercatat menjadi bagian dari berbagai perubahan penting bangsa.
Karena itu, ASD menyatakan siap mendukung berbagai kegiatan IPNT yang positif dan memberikan manfaat bagi masyarakat Nagari Talang.
Di bawah kepemimpinan Roni Akhyar Sutan Batuah, IPNT periode 2026-2029 diharapkan mampu memperluas ruang geraknya. Tak hanya berkutat pada kegiatan kepemudaan, IPNT diharapkan mampu mengambil peran dalam bidang sosial, ekonomi kreatif, kewirausahaan, olahraga, hingga pemberdayaan masyarakat.
Hujan yang turun sepanjang pelantikan pun menjadi bagian tersendiri dari momentum tersebut. Bagi pengurus dan para undangan, hujan dimaknai sebagai simbol doa dan harapan agar perjalanan kepengurusan baru IPNT mendapat kelancaran dan membawa keberkahan.
Dengan semangat “Basamo Mangko Manjadi”, kepengurusan baru IPNT diharapkan mampu menyatukan potensi pemuda Nagari Talang dalam satu gerakan bersama.
Bukan sekadar aktif berorganisasi, tetapi hadir dengan karya, gagasan dan kegiatan produktif yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Kini, tantangan berada di tangan Roni Akhyar dan jajaran pengurus. IPNT dituntut membuktikan bahwa pemuda nagari bukan hanya penonton pembangunan, tetapi mampu menjadi bagian penting dari penggerak perubahan di Nagari Talang.**yaNs









