Iklan
Iklan

Ketua DPRD Sungai Penuh Hadiri Kenduri Sko 6 Luhah, Tegaskan Komitmen Lestarikan Warisan Adat

SUNGAI PENUH, dutametro.com – Ketua DPRD Kota Sungai Penuh, Hutri Randa, S.Sos., M.M., bersama jajaran pimpinan dan anggota DPRD Kota Sungai Penuh menghadiri prosesi Kenduri Sko 6 Luhah Sungai Penuh yang dipusatkan di Anjungan Utama Tanah Mendapo, Sabtu (4/7).

Perhelatan adat yang mengusung tema “Membudayakan Masyarakat Adat yang Beradab” ini menjadi momen istimewa bagi masyarakat Sungai Penuh. Setelah vakum selama kurang lebih 19 tahun, Kenduri Sko kembali digelar sebagai bentuk komitmen bersama enam luhah untuk menjaga, merawat, dan mewariskan nilai-nilai adat kepada generasi penerus.

Ketua DPRD Kota Sungai Penuh Hutri Randa memberikan apresiasi kepada Lembaga Kerapatan Adat Enam Luhah, panitia pelaksana, ninik mamak, serta seluruh masyarakat yang telah bergotong royong menyukseskan penyelenggaraan Kenduri Sko. Menurutnya, kebangkitan kembali tradisi tersebut menjadi bukti kuat bahwa masyarakat masih menjunjung tinggi identitas budaya dan semangat kebersamaan.

“Kenduri Sko bukan sekadar tradisi seremonial, tetapi merupakan warisan budaya yang sarat makna, mengandung nilai persatuan, musyawarah, serta penghormatan terhadap leluhur. DPRD Kota Sungai Penuh berkomitmen mendukung setiap upaya pelestarian adat sebagai bagian dari jati diri daerah yang harus terus dijaga,” ujar Hutri Randa.

Prosesi Kenduri Sko berlangsung khidmat dan semarak dengan dihadiri Gubernur Jambi Al Haris, Wali Kota Sungai Penuh Alfin, Bupati Kerinci Monadi, Wakil Wali Kota Sungai Penuh Azhar Hamzah, Wakil Bupati Kerinci Murison, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Alpian, pimpinan perguruan tinggi, kepala OPD, pimpinan BUMN dan BUMD, tokoh adat, alim ulama, tokoh masyarakat, serta ribuan warga yang memadati lokasi kegiatan.

Melalui momentum tersebut, DPRD Kota Sungai Penuh menegaskan dukungannya terhadap pelestarian adat dan budaya sebagai aset berharga daerah. Sinergi antara pemerintah, lembaga adat, dan seluruh elemen masyarakat diharapkan terus terjalin demi menjaga warisan budaya sekaligus memperkuat persatuan dan keharmonisan masyarakat Kota Sungai Penuh. (Jn)

Must Read

Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan

Related News