Iklan
Iklan

“Gangsal Angsal” Menggema di Boltim, Java Culture Festival Vol. 5 Siap Jadi Pesta Budaya Terbesar di Modayag

BOLTIM,DutaMetro.com— Panitia Java Culture Festival (JCF) Vol. 5 Tahun 2026 mengajak seluruh masyarakat untuk hadir dan memeriahkan pesta budaya tahunan yang digelar di Lapangan Arjuna, Desa Purworejo, Kecamatan Modayag, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim).
Festival budaya yang diselenggarakan oleh Pemuda Desa Purworejo Bersatu dan Liberia Bersatu ini berlangsung selama lima hari, mulai 11 hingga 14 Mei 2026. Memasuki tahun kelima pelaksanaannya, Java Culture Festival kian menjadi ikon budaya yang menampilkan kekayaan seni, tradisi, dan kearifan masyarakat Jawa yang hidup harmonis di tengah keberagaman budaya di Boltim.Tahun ini, JCF mengusung tema “Gangsal Angsal” yang bermakna Lima Jalan Menuju Keberkahan dan Keseimbangan Hidup. Tema tersebut diwujudkan melalui lima pilar utama kegiatan yang mencerminkan nilai budaya, spiritualitas, kebersamaan, kreativitas, dan harmoni sosial.

Panitia menegaskan, tema “Gangsal Angsal” bukan sekadar slogan seremonial, melainkan komitmen bersama untuk menjaga warisan budaya tidak hanya secara fisik, tetapi juga secara batiniah.

“Melalui lima jalan ini, kami berharap masyarakat yang datang bukan hanya menikmati pertunjukan budaya, tetapi juga pulang membawa sesuatu atau angsal, baik berupa pengetahuan, kebahagiaan, hingga keberkahan hidup,” ungkap panitia.

Selama festival berlangsung, masyarakat akan disuguhkan berbagai rangkaian kegiatan menarik, mulai dari pertunjukan tari tradisional, musik campursari, wayang kulit, parade budaya, pameran produk UMKM, hingga festival kuliner khas Jawa dan kuliner lokal Boltim.
Tak hanya menjadi ajang hiburan dan pelestarian budaya, JCF Vol. 5 juga diharapkan mampu mempererat persaudaraan antarwarga, memperkuat nilai toleransi, sekaligus mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur.
Ketua Panitia JCF Vol. 5 Tahun 2026, Andy Pranoto, menegaskan bahwa Java Culture Festival merupakan momentum penting untuk menjaga eksistensi budaya leluhur agar tetap hidup dan dikenal generasi muda di tengah perkembangan zaman.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memperkuat kebersamaan masyarakat serta memperkenalkan kekayaan budaya Jawa yang tumbuh harmonis di tengah keberagaman masyarakat Bolaang Mongondow Timur. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk hadir dan bersama-sama meramaikan festival ini,” ujar Andy kepada media ini, Selasa (12/5/2026), di sela kegiatan festival.

Andy juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Boltim yang terus memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Java Culture Festival.
Menurutnya, dukungan pemerintah daerah menjadi faktor penting sehingga festival budaya tersebut dapat terus berkembang dan menjadi agenda tahunan yang memperkuat persatuan, melestarikan tradisi, serta menggerakkan UMKM dan ekonomi kreatif masyarakat.

Lebih lanjut, Andy mengungkapkan bahwa salah satu penggagas utama kegiatan ini adalah Tenaga Ahli Bupati Boltim, Fandi Pramono Iklas, bersama Camat Modayag dan Sangadi Purworejo Bersatu, yang sejak awal konsisten mendorong agar Java Culture Festival terus tumbuh menjadi agenda budaya unggulan di daerah.

Pelaksanaan JCF Vol. 5 Tahun 2026 juga mendapat dukungan dari berbagai pihak dan sponsor, di antaranya Pemerintah Kabupaten Boltim, pemerintah desa tujuh desa Liberia–Purworejo Bersatu, Pemerintah Kecamatan Modayag, Gatra Larasana, Eunoia Rupa dan Dekor, Tetap Terbit Creative, masyarakat dan pemuda Purworejo–Liberia Bersatu, Pemuda Tanoyan Utara, Bumdes Purworejo Timur, Prima, Dapoer Yayayonggg, PT Djarum, Indomie, Bengkel Mas Daeng, Mulia Farma Apotek Candirejo, Bank BSG, PT Geothermal Pertamina Kotamobagu, seluruh UMKM Purworejo–Liberia Bersatu, Sertu Squad Liberia Timur, hingga PT ASA.

“Terima kasih kepada seluruh sponsor dan pihak yang telah berkontribusi menyukseskan festival ini. Dukungan tersebut membuat masyarakat dapat menikmati rangkaian acara budaya yang meriah, edukatif, dan penuh makna,” pungkas Andy.

Panitia berharap kehadiran masyarakat dari berbagai wilayah akan semakin menyemarakkan Java Culture Festival Vol. 5 sekaligus menjadi bentuk dukungan nyata terhadap pelestarian budaya dan pengembangan UMKM lokal di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur.

Berikut Rundown Kegiatan JCF Vol. 5 Tahun 2026

Must Read

Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan

Related News