Iklan
Iklan

FERRYTASS KUKUHKAN SRIKANDI JAGA DESA DAN ASLINMAS KOTAMOBAGU, TUNTUTAN KERJA NYATA JADI SOROTAN

KOTAMOBAGU, DutaMetro.com — Penguatan organisasi kemasyarakatan tidak boleh berhenti pada pengukuhan pengurus dan seremoni. Kontribusi nyata dalam pemberdayaan warga, penguatan kepedulian sosial, serta pemeliharaan keamanan dan ketertiban menjadi tantangan yang harus dijawab oleh kepengurusan baru Srikandi Jaga Desa dan Asosiasi Perlindungan Masyarakat (ASLINMAS) Kota Kotamobagu.

Komitmen tersebut mengemuka dalam pengukuhan pengurus DPC Srikandi Jaga Desa dan DPC ASLINMAS Kota Kotamobagu periode 2026–2031, Selasa (20/10/2026). Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara, Dr. Ferrytass Dt. Toembidjo, yang bertindak sebagai Ketua Dewan Penasihat, mengukuhkan langsung kepengurusan kedua organisasi tersebut.

Pengukuhan ini menjadi momentum untuk mempertegas arah dan tanggung jawab organisasi dalam mendukung pembangunan daerah. Keberadaan organisasi kemasyarakatan dituntut tidak sekadar memiliki struktur kepengurusan, tetapi juga mampu membangun partisipasi warga dan menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat.

Srikandi Jaga Desa diharapkan memperkuat keterlibatan perempuan dalam pemberdayaan keluarga dan masyarakat, sedangkan ASLINMAS diharapkan mendorong kepedulian terhadap keamanan, ketertiban, keselamatan, serta kondisi lingkungan sosial.

Wali Kota Kotamobagu, dr. Weny Gaib, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menegaskan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam pembangunan. Menurutnya, kemajuan daerah tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah, tetapi membutuhkan dukungan dan partisipasi aktif berbagai elemen masyarakat.

Weny berharap Srikandi Jaga Desa mampu menjadi ruang bagi kaum perempuan untuk mengambil peran lebih besar dalam kegiatan sosial, pemberdayaan keluarga, serta pembangunan masyarakat, mulai dari tingkat desa hingga kelurahan.

Sementara itu, ASLINMAS diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran kolektif warga untuk menjaga keamanan dan ketertiban serta membangun lingkungan yang aman, tertib, dan harmonis.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan organisasi kemasyarakatan. Sinergi tersebut, menurutnya, harus diwujudkan melalui program yang jelas, keterlibatan aktif masyarakat, dan kegiatan yang menjawab kebutuhan di lapangan.

Dalam kepengurusan periode 2026–2031, Chelsi Paputungan dipercaya sebagai Ketua DPC Srikandi Jaga Desa Kota Kotamobagu, sedangkan Refki Mokoginta menjabat Ketua DPC ASLINMAS Kota Kotamobagu.

Kegiatan tersebut turut dirangkaikan dengan penguatan fungsi organisasi serta musyawarah kecamatan ABPEDNAS, Srikandi Jaga Desa, dan ASLINMAS. Agenda ini menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi dan peran organisasi dalam mendukung kehidupan bermasyarakat serta pembangunan daerah.

Sejumlah pejabat turut menghadiri kegiatan tersebut, di antaranya Wakil Wali Kota Kotamobagu Rendy Virgiawan Mangkat, Ketua DPRD Kotamobagu Adrianus Mokoginta, Kepala Kejaksaan Negeri Kotamobagu Tasjrifin Muljana Abdul Halim, serta anggota DPD RI yang juga Ketua ABPEDNAS Sulawesi Utara, Stefanus B.A.N. Liow.

Hadir pula jajaran Kejati Sulawesi Utara, pejabat Pemerintah Kota Kotamobagu, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pengurus organisasi, camat, lurah, sangadi, dan insan pers.

Dengan terbentuknya kepengurusan baru, tantangan berikutnya adalah membuktikan efektivitas organisasi melalui program yang terukur, koordinasi yang konsisten, serta keterlibatan langsung masyarakat.

Pengukuhan menjadi awal tanggung jawab, bukan akhir dari pekerjaan. Srikandi Jaga Desa dan ASLINMAS diharapkan mampu menerjemahkan amanah periode 2026–2031 menjadi aksi konkret, sehingga keberadaan organisasi benar-benar memberikan nilai tambah bagi warga dan pembangunan Kota Kotamobagu.***

 

Must Read

Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan

Related News