Iklan
Iklan

3.800 Peserta Terdaftar, Minang Geopark Run 2026 Siap Digelar di Bukittinggi Besok

BUKITTINGGI,dutametro.com. — Memasuki tahun ke-9 penyelenggaraan, Minang Geopark Run (MGR) 2026 siap digelar di Kota Bukittinggi. Kepastian tersebut disampaikan dalam jumpa pers bersama wartawan di Lantai 4 Pasar Atas Kota Bukittinggi, Jumat (31/10/2026) sore.

Jumpa pers dihadiri Wali Kota Bukittinggi H. Ramlan Nurmatias, Bupati Agam yang diwakili Sekda Kab. Agam M. Lutfi, serta panitia Event Geopark Run 2026.

Event tahun ini menjadi seri kedua dalam Geopark Run Series 2026-2027, setelah sukses dibuka melalui Ijen Geopark Run 2026 beberapa waktu lalu.

Panitia menyebutkan, event ini menjadi wujud konsistensi dalam menghadirkan konsep _sport tourism_ yang memberikan dampak positif terhadap promosi situs-situs geopark di Sumatera Barat, khususnya Geopark Ngarai Sianok yang saat ini sedang menuju pengakuan sebagai bagian dari jaringan UNESCO Global Geoparks (UGGp).

“Minang Geopark Run bukan sekadar perlombaan lari, tapi juga menjadi ajang kolaboratif untuk mempromosikan pariwisata berbasis pelestarian dan edukasi geologi, serta mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal,” ujar panitia dalam keterangannya.

*8 Tahun Konsisten Dorong Geopark Sumbar*

Minang Geopark Run dimulai pada tahun 2018 dengan 1.000 peserta, dilanjutkan tahun 2019 dengan format ultramarathon di hari pertama dan marathon di hari kedua yang melintasi dua kabupaten hingga finis di Bukittinggi.

Pada masa pandemi, MGR tetap berjalan dengan sistem terbatas dan protokol ketat, seperti edisi 2021 di Lembah Harau dan Payakumbuh dengan 357 peserta pilihan.

Tahun 2022 event ini kembali dibuka untuk publik dan digelar di Sijunjung dan Silokek dengan 600 pelari dari dalam dan luar negeri. Sementara tahun 2023 mencatat lonjakan partisipasi sebanyak 1.500 pelari yang kembali menapak jejak sejarah dan geowisata Bukittinggi.

Tak hanya di Sumbar, exhibition run juga dilakukan di berbagai situs geopark lainnya seperti Belitung (2020), Ciletuh (2020), dan Ijen (2021).

*Didominasi Peserta dari Pekanbaru*

Pada tahun ini, jumlah peserta yang terdaftar untuk mengikuti Minang Geopark Run 2026 pada 1 November 2026 mencapai *3.800 peserta.*

Sebaran peserta didominasi oleh peserta dari Pekanbaru, Riau, dengan persentase sebesar 24 persen dari total peserta terdaftar. Hal ini menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat luar daerah, sekaligus menjadi indikasi positif bagi peningkatan kunjungan wisata ke Kota Bukittinggi.

Rincian sebaran peserta per kategori:
– Kategori 5K: 1.950 peserta
– Kategori 10K: 1.050 peserta
– Kategori 21K (Half Marathon): 600 peserta

*Dorong Ekonomi Lokal*

Kehadiran ribuan peserta beserta keluarga dan pendamping diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata dan perekonomian lokal, mulai dari tingkat hunian hotel, kuliner, transportasi, hingga pelaku UMKM.

Wali Kota Bukittinggi H. Ramlan Nurmatias menyambut baik event ini. Menurutnya, event sport tourism seperti MGR sangat sejalan dengan visi Bukittinggi sebagai kota wisata.

Melalui penyelenggaraan event ini, Minang Geopark Run 2026 tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga menjadi sarana promosi potensi wisata dan kekayaan budaya Minangkabau kepada masyarakat yang lebih luas.

Komitmen MGR 2026 ini akan semakin menguatkan konsep _eco sport tourism_ yang berbasis edukasi, kelestarian lingkungan, dan pemberdayaan komunitas lokal, sejalan dengan visi Sumatera Barat sebagai provinsi pariwisata berbasis konservasi.

*(Zlk)*

Must Read

Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan

Related News