Sawahlunto,dutametro.com – Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi buka Kejuaraan Nasional Wilayah (Kejurnaswil) Shorinji Kempo se-Sumatera memperebutkan piala Ketua umum Perkemi Sumbar di gedung olahraga Silo Sawahlunto, Rabu (24/06/2026). Pembukaan juga dihadiri Kapolda Sumbar Irjen Pol Gatot Tri Suryanto dimulai 22 Juni sampai 27 Juni 2026.
Gubernur Mahyeldi sampaikan selamat datang kepada atlet, official dan keluarga besar Shorinji Kempo. Dia berharap melalui kejuaraan ini akan dapat menghadirkan generasi muda yang sehat, kuat dan tangguh.
Dikesempatan itu Gubernur Mahyeldi juga mengapresiasi Ketum Perkemi Sumbar Bagas Penyusunan Nasution yang berani tampil dan peduli dalam pengembangan olahraga di Sumatera Barat terutama cabor Kempo.
“Ketum yang juga anggota DPRD Provinsi Sumbar ini, membawa semangat mudanya untuk berkontribusi nyata membangun Sumatera Barat. Olahraga tidak semata mengejar prestasi, namun juga sebagai bentuk pembinaan pribadi generasi muda. Selain itu melalui event olahraga, juga membawa dampak positif bagi perputaran ekonomi masyarakat setempat,” kata Gubernur Mahyeldi.
Disisi lain Gubernur Mahyeldi juga menilai, tidak sekedar menjadi sehat, olahraga mampu menggerakkan ekonomi masyarakat serta mampu menekan prilaku menyimpang seperti Narkoba, LGBT dan hal lainnya.
Ketua Umum PB Perkemi, Agus Setiadji, memberikan apresiasi kepada Ketua Pengprov Perkemi Sumatera Barat, Bagas Panyusunan Nasution, atas penyelenggaraan Kejurnaswil. Agus juga menegaskan komitmen PB Perkemi untuk terus mendorong perkembangan Shorinji Kempo Indonesia, termasuk memperjuangkan agar cabang olahraga tersebut kembali dipertandingkan pada SEA Games 2027 dan 2029.
“Selain itu, PB Perkemi juga terus membuka peluang pengembangan atlet melalui berbagai program pembinaan dan pendidikan, termasuk kerja sama beasiswa bagi atlet berprestasi,” ungkap dia.
Sementara Wali Kota Sawahlunto, Riyanda Putra, juga menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Sawahlunto sebagai tuan rumah kejuaraan. Menurut Riy, kegiatan olahraga berskala regional seperti ini tidak hanya mendukung pembinaan atlet, tetapi juga memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat.
“Kehadiran atlet dan official dari berbagai daerah turut menggerakkan sektor perhotelan, kuliner, transportasi, dan UMKM,” kata dia.
Sebelumnya ketum Perkemi Sumbar Bagas Penyusunan Nasution mengungkapkan, event ini tidak sekedar ajang prestasi, tetapi juga bentuk silaturahmi antar Kenshi se Sumatera sekaligus mendukung program pembangunan provinsi dan kota Sawahlunto dalam menggerakkan masyarakat yang sehat dan menggerakkan sektor ekonomi masyarakat.
“Lebih kurang sebanyak 515 atlet dan ofisial yang datang dan menginap di Sawahlunto. Jasa penginapan, kuliner serta usaha UMKM lainnya dapat berimbas positif dengan transaksi ekonomi yang terjadi,” ungkap Bagas.
Dalam kesempatan itu, dia juga menyatakan kesiapannya untuk menjadi tuan rumah pra PON cabor Kempo serta event berskala Internasional.(riky)






















