Iklan
Iklan

Ketua TP-PKK Boltim Hadiri Java Culture Fest 2026, Ajak Masyarakat Cintai Pangan Lokal dan Jaga Kerukunan Budaya

BOLTIM, DutaMetro.com – Semangat pelestarian budaya dan penguatan ekonomi kerakyatan menggema dalam pelaksanaan Java Culture Fest (JCF) 2026 yang digelar di Lapangan Arjuna, Desa Purworejo, Kecamatan Modayag, Selasa (12/5/2026). Kegiatan budaya tahunan tersebut turut dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Ny. Rosita Manoppo-Pobela, S.E., M.Si.Kehadiran Ketua TP-PKK Boltim menjadi simbol dukungan nyata pemerintah daerah terhadap upaya menjaga warisan budaya sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).Java Culture Fest sendiri telah memasuki tahun kelima penyelenggaraan dan terus berkembang menjadi salah satu agenda budaya terbesar di wilayah Boltim. Tahun ini, festival mengangkat tema “GANGSAL ANGSAL” yang bermakna “Lima Jalan Menuju Keberkahan” atau “Mencapai Keseimbangan Hidup”.Tema tersebut merefleksikan nilai kehidupan yang menekankan pentingnya harmoni, persatuan, kebersamaan, serta keseimbangan sosial dalam kehidupan bermasyarakat.

Beragam pertunjukan seni dan tradisi budaya Jawa ditampilkan dalam festival tersebut, mulai dari tarian tradisional hingga atraksi budaya yang memukau ribuan pengunjung. Kegiatan ini sekaligus menjadi ruang pelestarian budaya lokal agar tetap hidup dan diwariskan kepada generasi muda.Tak hanya menjadi panggung budaya, Java Culture Fest 2026 juga menghadirkan Festival Pangan dengan melibatkan sedikitnya 40 stand UMKM. Berbagai kuliner khas Jawa dan makanan lokal unggulan dipamerkan dan diserbu pengunjung sejak kegiatan dibuka.
Festival pangan tersebut dinilai menjadi langkah strategis dalam memperluas promosi produk lokal, meningkatkan daya saing pelaku UMKM, hingga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.Dalam sambutannya, Ny. Rosita Manoppo-Pobela menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh panitia dan masyarakat yang terlibat dalam menyukseskan kegiatan budaya tersebut.

Menurutnya, Java Culture Fest bukan sekadar perayaan budaya, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi kreatif, pelestarian tradisi, serta penguatan ketahanan pangan berbasis potensi lokal daerah.“Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada panitia pelaksana serta tujuh desa yang tergabung dalam Purworejo Bersatu dan Liberia Bersatu yang telah bekerja keras menyukseskan kegiatan ini,” ujar Rosita.

Ia juga mengajak masyarakat untuk semakin mencintai dan mengonsumsi pangan lokal sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan keluarga sekaligus mendukung para petani dan pelaku usaha daerah.“Kita harus bangga dengan pangan lokal yang kita miliki. Mari kita biasakan mengonsumsi makanan sehat berbasis pangan lokal yang bersih, sehat, dan berkualitas dari Bolaang Mongondow Timur,” tegasnya.

Selain itu, Rosita turut mengajak masyarakat untuk terus menjaga kerukunan antarwarga serta menghargai keberagaman budaya yang hidup di tengah masyarakat Boltim.“Budaya adalah identitas dan kekayaan daerah. Karena itu, mari kita terus menjaga persatuan, menghargai perbedaan budaya, serta mempererat kerukunan dalam kehidupan bermasyarakat,” tambahnya.

Istri Bupati Boltim itu juga menegaskan bahwa ketahanan pangan kini menjadi isu nasional yang sangat penting karena berkaitan langsung dengan kesejahteraan masyarakat dan kualitas hidup keluarga.Ia berharap Java Culture Fest dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai wadah mempererat persaudaraan antarwarga, menjaga nilai budaya leluhur, sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat berbasis UMKM dan pangan lokal.Usai memberikan sambutan, Ketua TP-PKK Boltim bersama jajaran pengurus TP-PKK meninjau langsung stand-stand UMKM dan berdialog dengan para pelaku usaha lokal yang memamerkan berbagai produk unggulan mereka.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Tenaga Ahli Bupati Boltim Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Fandi Pramono Iklas, Tenaga Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Nurmayanti Mokodompit, Camat Modayag Reinnold Rakinaung, S.E., serta masyarakat yang antusias memadati lokasi festival.**Bams

Must Read

Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan

Related News