SUNGAI PENUH, dutametro.com – Ketua DPRD Kota Sungai Penuh, Hutri Randa, S.Sos., M.M., bersama anggota DPRD Daerah Pemilihan (Dapil) II menghadiri kegiatan Sosialisasi dan Koordinasi Rencana Pembangunan Instalasi Pengolahan Air Minum (IPAM) Rawang berkapasitas 50 liter per detik Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Kantor Wali Kota Sungai Penuh, Jumat (8/5/2026).
Pembangunan IPAM Rawang dijadwalkan mulai dikerjakan pada 26 Mei 2026. Proyek yang berlokasi di belakang SMP Negeri 4 Sungai Penuh, Kecamatan Hamparan Rawang, tersebut dibiayai melalui APBN Tahun 2026 yang bersumber dari Kementerian Pekerjaan Umum Republik Indonesia.
Kehadiran IPAM Rawang diharapkan mampu meningkatkan kualitas sekaligus memperluas cakupan pelayanan air bersih bagi masyarakat Kota Sungai Penuh, khususnya di Kecamatan Hamparan Rawang dan wilayah sekitarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, juga menyampaikan perkembangan program normalisasi Sungai Batang Merao yang dipastikan tetap akan dilaksanakan meskipun sebelumnya sempat terdampak kebijakan efisiensi anggaran tahap II dari pemerintah pusat.
Program normalisasi tersebut direncanakan sepanjang 1,68 kilometer, membentang dari Jembatan Simpang Tiga hingga batas Kota Sungai Penuh di kawasan Koto Lanang. Proyek ini bertujuan mengurangi risiko banjir sekaligus mendukung produktivitas sektor pertanian masyarakat.
Namun demikian, Wali Kota Alfin menjelaskan bahwa pelaksanaan pekerjaan akan menghadapi sejumlah tantangan di lapangan. Di antaranya, jalur proyek melintasi tujuh jembatan, perlunya pembongkaran sementara beberapa tembok penahan banjir, serta adanya kandang ternak dan kebun milik warga yang akan terdampak selama proses pengerjaan.
Sementara itu, Ketua DPRD Kota Sungai Penuh, Hutri Randa, menyatakan dukungan penuh terhadap pembangunan IPAM Rawang maupun normalisasi Sungai Batang Merao. Menurutnya, kedua program tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan pelayanan dasar kepada masyarakat sekaligus memperkuat langkah mitigasi bencana banjir.
“Program ini sangat penting karena menyangkut kebutuhan dasar masyarakat, baik penyediaan air bersih maupun pengendalian banjir. DPRD mendukung penuh agar pelaksanaannya berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Hutri Randa.
Ia juga berharap sinergi antara Pemerintah Kota Sungai Penuh, DPRD, instansi terkait, serta masyarakat terus terjalin dengan baik sehingga seluruh program pembangunan dapat terlaksana sesuai rencana dan memberikan dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Dengan terlaksananya pembangunan IPAM Rawang dan normalisasi Sungai Batang Merao, Pemerintah Kota Sungai Penuh diharapkan mampu menghadirkan layanan air bersih yang lebih optimal sekaligus meminimalkan potensi banjir yang selama ini menjadi persoalan di sejumlah wilayah. (Jn)

























