KOTAMOBAGU, DutaMetro.com — Kepedulian terhadap keluarga korban tragedi maut drag race di Kelurahan Upai, Kecamatan Kotamobagu Utara, kembali ditunjukkan. Sabtu (15/8/2026), Gofal Fauzan Bonde (GFB) bersama tim Jendral Gold Kapu Kap’s mendatangi sejumlah rumah keluarga korban untuk menyerahkan santunan sekaligus memberikan dukungan moril.
Kedatangan mereka bukan sekadar menyerahkan bantuan. Di tengah rumah-rumah yang masih diselimuti duka, rombongan memilih hadir langsung menemui keluarga korban yang kehilangan orang-orang tercinta dalam tragedi tersebut.
Rombongan Jendral Gold Kapu Kap’s yang diwakili Ukam Muler dari Ratatotok, Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), hadir bersama GFB yang datang dari Doloduo, Kabupaten Bolaang Mongondow. Kepedulian itu turut mendapat dukungan dari Sipatuo JR dan Reza Gold.
GFB menegaskan, bantuan yang diberikan tidak akan pernah mampu menggantikan kehilangan yang dialami keluarga korban. Namun, menurutnya, kehadiran dan kepedulian menjadi bentuk solidaritas kepada mereka yang sedang menghadapi masa paling berat.
“Kami datang bukan karena merasa mampu menggantikan apa yang telah hilang. Tidak ada yang bisa menggantikan orang yang kita cintai. Kami hanya ingin hadir, berbagi sedikit dengan keluarga dan memberikan dukungan agar mereka tetap kuat,” ujar GFB.
Ia mengatakan, kepedulian terhadap keluarga korban tidak boleh berhenti pada pemberian santunan. Kehadiran, perhatian, serta doa juga menjadi bagian penting untuk menguatkan keluarga yang ditinggalkan.
GFB pun mengajak seluruh pihak untuk terus mendoakan para korban yang telah meninggal dunia maupun mereka yang masih menjalani perawatan.
“Kami ikut mendoakan semoga saudara-saudara kita yang telah berpulang mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan. Untuk korban yang masih menjalani perawatan, semoga diberikan kesembuhan dan kekuatan. Dan bagi keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan ketabahan,” katanya.
Hal senada disampaikan Ukam Muler yang mewakili Jendral Gold Kapu Kap’s Gunung Bita Racing Team. Ia mengatakan, kedatangan mereka merupakan bentuk solidaritas dan kepedulian terhadap keluarga yang tengah berduka.
“Kami dari tim Jendral Gold Kapu Kap’s dari Ratatotok datang untuk berbagi duka, memberikan sedikit bantuan dan yang paling penting mendoakan agar keluarga diberi kekuatan menghadapi semua ini,” ujar Ukam.
Ia berharap santunan tersebut dapat membantu meringankan kebutuhan keluarga korban, meski jumlah bantuan yang diberikan tidak sebanding dengan kehilangan yang mereka alami.
Tragedi maut terjadi dalam ajang drag race dan drag bike di Jalan AP Mokoginta, Kelurahan Upai, Kecamatan Kotamobagu Utara, Minggu (9/8/2026). Peristiwa tersebut menewaskan delapan orang dan menyebabkan sejumlah lainnya mengalami luka-luka.
Sejak tragedi itu terjadi, gelombang kepedulian terus mengalir. Berbagai pihak mendatangi rumah-rumah duka dan menyalurkan bantuan kepada keluarga korban sebagai bentuk solidaritas sekaligus dukungan di tengah luka yang belum sepenuhnya pulih.
Kunjungan GFB bersama Jendral Gold Kapu Kap’s pada Sabtu tersebut menambah panjang deretan kepedulian terhadap para korban dan keluarga. Di tengah tragedi yang meninggalkan luka mendalam, pesan yang dibawa sederhana: keluarga korban tidak menghadapi masa duka ini sendirian****(bams)


























